News Update :

Dollar AS Terpuruk Melawan Rival Mayor

Tuesday, July 1, 2014

instaforex indonesia
Dollar AS Terpuruk
Dollar AS terpuruk versus matauang mayor

SupraFX.com - Dollar AS sangat terpuruk versus matauang utama lainya setelah pada perdagangan hari Senin mengalami aksi profit-taking atas imbas spekulasi Ketua Federal Reserve, Janet Yellen, sebelumnya di bulan ini mengatakan pembuat kebijakan berkomitmen untuk mempertahankan tingkat suku bunga rendah untuk beberapa waktu kedepan setelah program pembelian obligasi berakhir guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pada sesi sebelumnya dollar mengalami aksi profit-taking  setelah pernyataan bernada hawkish yang dilontarkan James Bullard selaku Presiden St. Louis Federal Reserve, yang mengatakan bank sentral mungkin akan menaikkan suku bunganya lebih cepat, sekitar kuartal I 2015. Komentar Bullard dilandasi pertimbangan membaiknya perekonomian AS.

Pelemahan dollar AS juga dibebani oleh data indeks aktivitas bisnis AS yang turun dibawah prediksi, menambah bukti pemulihan ekonomi terbesar di dunia tersebut berjalan lambat. Barometer bisnis dari Institute Supply Management - Chicago menunjukkan angka 62,6 di bulan Juni dari bulan sebelumnya sebesar 65,5. Survei yang dilakukan Bloomberg terhadap 45 ekonom rata - rata memperkirakan penurunan menjadi 63,0.

insta forex indonesia
EU melonjak

Euro melonjak melawan dollar


Saat ini euro menguat melawan dollar di area 1.3691 pukul 8:30WIB, setelah menguat lebih dari 1,2% pada sesi Senin.

Secara teknikal EU sudah menembus level Resistant di 1.3643 bahkan diatas Resistant dua minggu lalu. Sehingga akan mendorong menembus level Resistant berikutnya. Euro membukukan penguatan selama dua bulan terakhir melawan dollar AS.

Secara fundamental, peningkatan euro juga didukung oleh membaiknya data inflasi konsumen (CPI) Jerman yang meningkat 0,3 persen di bulan Juni, melebihi ekspektasi. Peningkatan ini memberikan angin segar di tengah upaya Bank Sentral Eropa (ECB) mengatasi ancaman deflasi.


IB instaforex indonesia
GU melonjak
Kemudian Poundsterling juga membukukan peningkatan yang signifikan sebesar 2% pada sesi sebelumnya, dan saat ini di area 1.7111 melawan dollar. Menembus level Resistant di 1.7062 dan merupakan titik tertinggi dalam lima tahun terakhir melawan dollar AS.

Secara fundamental, peningkatan pound pada sessi Jumat juga didorong data perekonomian Inggris yang tumbuh 0,8 persen di kuartal I, sejalan dengan ekspektasi. Sementara defisit neraca berjalan (Current Account) Inggris menyusut menjadi 18,5 miliar pound di kuartal I, dari 23,5 miliar pound pada kuartal IV 2013 sebelumnya.

Selain itu dollar AS juta mencatat penurunan selama 3 bulan beruntun terhadap yen, saat ini yen diperdagangkan di area 101.41.


Perhatian para pelaku pasar pekan ini masih tertuju pada data penting Non-Farm Payrolls (NFP) AS yang dirilis sehari lebih awal karena libur Hari Kemerdekaan AS pada hari Jumat.
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex