News Update :

Inflasi AS mendongkrak nilai dollar pada perdagangan Selasa

Wednesday, June 18, 2014

inflasi AS mendongkrak dollar
Inflasi mendongkrak dolar

Meningkat melebihi ekspektasi, data inflasi AS mendongkrak nilai dollar pada perdagangan Selasa.

Data CPI AS dilaporkan melonjak 0,4% di bulan Mei. Laju peningkatan inflasi sekaligus tercatat sebagai yang tercepat sejak Oktober 2008.

Para analis sebelumnya meprediksikan inflasi meningkat 0,2 persen per bulan dan 2,0 persen per tahun.

Percepatan inflasi ini menguatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan terus secara bertahap mengurangi skala program pembelian obligasi bulanannya tahun ini, stimulus moneter yang selama ini berdampak pada melemahnya dollar. The Fed kemudian diharapkan bisa mulai menaikkan suku bunga beberapa bulan setelah program tersebut berakhir.

Versus euro, dollar ditutup menguat hampir 0,2 persen di 1.3546. Turut memberikan sentimen negatif bagi euro, indeks sentimen ekonomi ZEW untuk Jerman dan zona Euro secara keseluruhan mengalami penurunan di bulan Juni.

Demikian pula terhadap franc Swiss, dollar membukukan gain 0,25 persen dengan ditutup di kisaran 0.8992.

Pound sterling, sementara itu, justru tertekan oleh turunnya laju inflasi menjadi 1,5 persen di bulan Mei dari 1,8 persen pada bulan April. Angka aktual yang lebih rendah dari ekspektasi pasar tersebut merupakan laju inflasi terendah dalam hampir lima tahun.

Minggu lalu, Gubernur BoE Mark Carney mengatakan kenaikan suku bunga bisa datang lebih cepat dari yang semula diharapkan. Pernyataan tersebut menggiring pound menguat hingga 1.7010 terhadap dollar, tertinggi sejak Agustus 2009.

Namun, data inflasi terbaru memicu keraguan tentang seberapa perlu BoE menaikkan suku bunga sebagaimana yang diindikasikan Carney sebelumnya.
Pound pun terkoreksi dan ditutup melemah 0,11 persen di kisaran 1.6963 terhadap dollar pada akhir perdagangan Selasa.

Terhadap yen, dollar ditutup di kisaran 102.12, naik 0,3 persen dari posisi pembukaan.
Sedangkan dollar Australia anjlok 0,67 persen ditutup di 0.9336 terhadap dollar.
Sedikit membatasi gain dollar, data ekonomi AS lainnya yang juga dirilis semalam menunjukkan pembangunan rumah baru turun 6,5 persen bulan lalu menjadi 1 juta unit per tahun. Sementara ijin pembangunan yang diterbitkan bulan lalu juga turun sebesar 6,4 persen menjadi 991 ribu unit.

Perhatian kini beralih tertuju pengumuman hasil rapat kebijakan moneter The Fed Kamis Dini hari WIB nanti. Bank sentral AS tersebut diharapkan akan kembali memangkas skala program pembelian obligasinya sebesar 10 miliar dollar menjadi 35 miliar dollar per bulan.


Saat ini  pukul 8:45WIB melawan dollar AS, euro berada di 1.3548 dan pound di area 1.6964 sementara aussie di 0.9337 kemudian yen di 102.13.
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex