News Update :

Dolar melambung vs Euro

Wednesday, July 23, 2014

berita forex insta indonesia
Euro Melemah
Dolar diperdagangkan berada di puncak melawan sebagian besar mata uang utama pada Rabu, Euro menemui kekalahan telak menyentuh terendah selama 7 bulan akibat prospek suku bunga AS dan zona euro.

Data yang dikeluarkan pada hari Selasa menunjukkan inflasi AS sebesar 0,3% pada bulan Juni, sejalan dengan prakiraan sebagian besar analis, meskipun
Core CPI  hanya 0,1% dibawah perkiraan analis. Sedangkan Existing Home Sales meningkat dari bulan sebelumnya yaitu sebesar 5.04M dari 4.91M.

Meskipun angka core inflasi lebih lemah dari ekspektasi pasar, namun Federal Reserve AS masih berada dijalurnya untuk terus melakukan program pembelian obligasi dan kemudian menaikkan suku bunga pada 2015.

Euro mendekam di posisi terendah beberapa bulan melawan mata uang lainya, melemahnya euro seiring harapan Bank Sentral Eropa untuk melonggarkan kebijakan lebih lanjut.

Mata uang euro saat ini di area $ 1.3463 pada pukul 13:30 WIB melawan dolar AS, setelah menyentuh terendah sealam 7 bulan di $ 1.3457.

Terhadap yen, euro merosot ke terendah dalam lebih dari lima bulan untuk ¥ 136,46 dan terakhir di ¥ 136,56.
Suprafx ib instaforex indonesia, daftar forex, berita forex.
Masih terkait tulisan sebelumnya bahwa
Morgan Stanley merekomendasikan untuk "menjual" euro / yen. Mereka mengharapkan BoJ mempertahankan suku bunga untuk saat ini, sementara Bank Sentral Eropa diperkirakan akan akomodatif terhadap inflasi yang rendah. Mereka menargetkan euro turun menjadi 132,50 ¥. 

Selain itu premi yang ditawarkan dua tahun oleh US Treasuries atas utang Jerman telah melebar menjadi sekitar 46 basis poin, tingkat yang tidak terlihat sejak tahun 2007.

Risk appetite investor mulai kembali, dengan saham Asia naik ke tertinggi tiga tahun dan saham Amerika Serikat dan Eropa pada penutupan lebih tinggi pada hari Selasa bahkan karena investor terus waspada memantau memanasnya ketegangan geopolitik.

Uni Eropa mengancam Rusia pada hari Selasa dengan sanksi lebih keras atas Ukraina, sementara pertempuran di sekitar Gaza terus berlanjut.


Mata uang Swiss tampak sangat anjlok 0.5% berada di $ 0.9022 melawan dolar AS, terendah hampir 2 bulan.

Poundsterling masih tetap melanjutkan penurunan yg tipis di area $ 1.7062, setelah mencoba memantul pada titik Support di 1.7036 pada sesi sebelumnya.

Dolar Australia naik lagi sekitar 0.5% di area $ 0.9441, terjadi lonjakan setelah angka core inflasi sangat tinggi. (dny)


Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex