News Update :

Dolar stagnan setelah dipuncak, Fokus pada RBA

Tuesday, August 5, 2014

ib insta forex indonesia
Berita Forex
Dolar AS diperdagangkan terjebak di bawah puncak tertinggi selama 10 bulan terhadap mata uang mayor pada Selasa pagi, setelah penguatanya terhenti pasca data payrolls.


Data pekerjaan AS mengalami penurunan pada bulan Juli, tingkat pengangguran naik secara tiba-tiba dan inflasi tertahan, bercampur aduknya data memberikan banyak ruang untuk Fed dalam mempertahankan suku bunga di tingkat rendah.
 
Dengan tidak adanya data ekonomi utama menjelang rapat kebijakan oleh bank sentral di Australia, Jepang dan Eropa, pasar terlihat lebih tenang. 


Euro saat ini berada di area $ 1.3417 pada pukul 9:00 WIB, setelah mengalami penurunan terendah selama delapan bulan di $ 1.3365 pada pekan lalu.

Yen juga cukup banyak dalam pola bertahan, melawan dolar di area 102.60 dan terhadap euro di 137.66.

Dolar Aussie sedikit turun 0.1% di area $ 0.9320, setelah sesi sebelumnya naik 0.2% fokus menunggu kabar dari RBA.

Aussie mencoba bangkit mencapai titik tertinggi di $ 0.9337, setelah terperosok terendah selama dua bulan di $ 0.9275 pada hari Jumat.

Bullish Aussie masih tertahan menunggu kabar dari Reserve Bank of Australia (RBA) yang diharapkan untuk mematuhi janjinya dalam mempertahankan suku bunga tetap.

RBA telah memotong suku bunga setahun yang lalu dan tidak ada alasan untuk mengubah suku bunga dalam waktu dekat, sehingga suku bunga masih berada di 2.5 persen. 


Survei pada sektor jasa di China, Eropa dan Amerika Serikat juga akan dirilis pada hari ini, laporan aktivitas manufaktur diperkirakan akan tumbuh dari bulan sebelumnya. (dny)
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex