News Update :

Euro terjungkal konflik Ukraina, Dolar melejit

Monday, September 1, 2014

instaforex ib resmi indonesia

Euro terjuan ke terendah 1 tahun, Dolar AS ditutup menguat

SupraFX - Euro diperdagangkan tergelincir ke level satu tahun terendah pada hari Senin seiring memburuknya situasi di Ukraina, ditambah solidnya data ekonomi AS dan liburan Bank Sentral utama.

Mata uang tunggal zona eropa ini jatuh ke $ 1,3118 pagi ini pukul 10:00 WIB, mencapai posisi terendah sejak awal September 2013 di
$ 1,3106.

Pernyataan Presiden Ukraina sangat tegas mengenai kemungkinan perang dalam sekala penuh jika  tentara Rusia terus mendukung
pemberontak pro-Moskow, sementara pihak Eropa dan Amerika Serikat mengancam Rusia dengan sanksi yang lebih keras.

Para analis mengatakan resiko yang ditimbulkan oleh konflik Ukraina dan inflasi yang rendah menekan Bank Sentral Eropa untuk segera memberikan stimulus, dimungkinkan pada minggu ini.

Euro menuai kekalahan beruntun sejak dua bulan terakhir berturut-turut terhadap greenback, bulan Agustus ini telah jatuh 2,6 persen, setelah bulan Juli jatuh 3 persen.

Meskipun ketegangan geopolitik, safe haven yen tetap ciut. Dolar terus naik 0,4 persen pada penutupan hari Jum'at dan saat ini diperdagangkan di area 104,17.


Data inflasi yang dikeluarkan pekan lalu menunjukkan pertumbuhan di bawah tujuan Bank of Japan 2%. Indeks harga konsumen Nasional inti memberi isyarat bahwa konsumen tetap mau menghabiskan dan perusahaan terus bergulat dengan permintaan dan persediaan tinggi.

Sementara itu, poundsterling berhasil menambah gain tipis melanjutkan penguatannya menjadi tiga hari beruntun terhadap dollar. Diperdagangkan di $ 1,6594 terhadap dollar, pound menguat hampir 0,1 persen dari catatan pembukaan.

Kemudian Aussie naik lebih dari 0,1 persen di area $ 0,9340, setelah terkoreksi 0,17 persen dengan ditutup di $ 0,9338.

RBA dianggap hampir pasti untuk menjaga suku bunga tetap berada pada 2,5 persen untuk bulan ke-13.
 

Bank-bank sentral di zona euro, Jepang, Inggris, Kanada dan Australia semua akan memberikan kebijakan ekonomi masing-masing di pekan ini, dimulai dengan Reserve Bank of Australia (RBA) pada hari Selasa. (dny)
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex