News Update :

Dolar AS reli, sterling terjungkal

Tuesday, September 9, 2014

instaforex ib resmi indonesia

Dolar memperpanjang reli oleh studi Fed, sterling menderita berat 

Dolar AS diperdagangkan ke level tertinggi 14-bulan terhadap sebagian besar mata uang mayor pada Selasa pagi, seiring anjloknya sterling dan setelah studi Federal Reserve sehingga memicu pembelian besar-besaran.

Investor menilai anggota Fed akan menaikkan suku bunga, sehingga memberikan dorongan bullish terhadap dollar AS.

Greenback melesat ke tertinggi enam tahun di ¥ 106,33 terhadap Yen dan hari ini berada di area ¥ 106,25 naik 0,2 persen pada pukul 10:50 WIB.

Sementara euro merosot ke terendah 14-bulan $ 1,2866 dan saat ini di $ 1,2872 turun 0,2 persen, seiring Investor dikejutkan oleh putaran baru stimulus Bank Sentral Eropa pada pekan sebelumnya.

Mata uang komoditi dolar Australia juga menyerah, sehingga jatuh lebih dari 1 persen ke level $ 0,9253. harga terakhir diperdagangkan di $ 0,9263.

Sterling merosot ke level terendah 10-bulan di $ 1,6064 dan saat ini di area $ 1,6078 turun 0,2 persen hari ini, di tengah kegelisahan terus-menerus bahwa Skotlandia bisa memilih untuk memisahkan diri dari Inggris.

Hasil survai YouGov dan Sunday Times menunjukkan 51 persen responden memilih Skotlandia lepas dari Inggris Raya. Ini merupakan kali pertama pemilih "ya" mengungguli pemilih "tidak" dalam jajak pendapat mengenai referendum yang akan diadakan tanggal 18 September mendatang.

Lepasnya Skotlandia dari Inggris dinilai dapat memicu gerakan pemisahan diri di seluruh Eropa, menambah kemungkinan Inggris keluar dari Uni Eropa dan melukai potensi pertumbuhan ekonomi Skotlandia sendiri.

Sementara ketidakpastian tentang mata uang apa yang akan diadopsi Skotlandia, seberapa besar utang Inggris yang akan dibebankan dan langkah-langkah apa yang akan diterapkan Inggris untuk mempertahankan Skotlandia, memaksa para pelaku pasar menghindari pound.

Data menunjukkan penjualan ritel Inggris naik tajam di bulan Agustus, namun masih gagal mengangkat sterling dan bahkan analis mengatakan data industri dan output manufaktur yang akan di rilis di kemudian hari masih belum kuat untuk mengangkat pound.(dny)

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex