News Update :

Dolar Australia rontok, ditambah beban data China

Monday, September 15, 2014

ib insta forex indo
Dolar Australia diperdagangkan rontok dalam sepekan dan di buka Gap bawah pada Senin, membukukan penurunan selama enam bulan terendah setelah serangkaian data China yang mengecewakan.

Dolar AS juga berada di puncak selama enam tahun di 107,38 terhadap yen pada hari Jumat, saat ini flat di area 107,21 pada pukul 9:00 WIB. Euro juga stabil di $ 1,2965, setelah melayang dari palung 14-bulan $ 1,2858 pekan lalu.

Poundsterling turun 0,2 persen di $ 1,6250 setelah mencoba rebound di pekan ini dari palung terendah.

Dolar Australia jatuh terhadap dolar AS mencapai terendah pagi tadi di $ 0,8998, dan saat ini berada di area $ 0,9010.

Data yang dirilis pada hari Sabtu menunjukkan output pabrik China tumbuh di laju terlemah dalam hampir enam tahun pada bulan Agustus, sementara pertumbuhan di sektor-sektor utama lainnya juga melemah.

Sebagian besar tekanan untuk mata uang berasal dari dolar AS yang naik karena investor tampaknya menghindari risiko Federal Reserve yang bisa terdengar lebih hawkish pada pertemuan kebijakan pekan ini.

Fokus minggu ini adalah pada pertemuan FOMC pada hari Rabo, yang diprediksikan Fed akan mulai mempersiapkan pasar untuk lebih awal dari kenaikan harga suku bunga.

Pergerakan pasar di sesi Asia kemungkinan akan relatif tenang seiring Bank Jepang tutup karena hari libur publik.
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex