News Update :

Dolar melambung vs Yen, Euro dan Sterling terpuruk

Wednesday, September 3, 2014

instaforex ib resmi indonesia

Berita Forex: Dolar kokoh, mata uang lainya terjungkal

Dolar diperdagangkan melambung tinggi dalam 14-bulan terhadap sebagian besar mata uang mayor pada hari Rabu, seiring solidnya data manufaktur AS yang mendukung opini bahwa perekonomian AS lebih sehat daripada perekonomian negara maju lainnya.

Data ekonomi ISM Manufacturing PMI AS naik menjadi 59,0 untuk Agustus dari 57,1 pada bulan Juli, tertinggi sejak Maret 2011. Para analis sebelumnya memrediksikan angka indeks turun tipis menjadi sekitar 57,0.

Positifnya data menambahkan spekulasi bahwa The Fed akan menghentikan program stimulus moneternya paling cepat bulan depan untuk kemudian mulai menaikkan suku bunganya pada tahun depan.

Melawan Yen, dolar diperdagangkan mendekati posisi tertinggi selama delapan bulan ¥ 105,30, saat ini di ¥ 105,01. Kenaikan di atas 105,43 ¥ akan membukukan menuju kenaikan tertinggi yang tidak terlihat sejak Oktober 2008.

Penjualan yen bertepatan dengan perubahan portofolio di raksasa Jepang Investasi Dana Pensiun Pemerintah (GPIF), ditambahkan Reshuffle pemimpin kementerian pengawasan dana oleh reformis Yasuhisa Shiozaki.

Sterling memperpanjang kerugian menuju terendah dalam lima bulan $ 1,6468 setelah merosot 1,3 persen pada sesi sebelumnya seiring hasil jajak pendapat yang menunjukkan meningkatnya dukungan "ya" dalam referendum.

Euro diperdagangkan flat selama 3 hari ini dan sekarang berada di $ 1,3132, mata uang euro bertahan melawan serangan dolar AS secara bertubi-tubi seiring dibantu oleh reli euro / yen ke level tertinggi dua bulan di 138,24.

Namun Bullish euro cenderung masih hati-hati menjelang pertemuan ECB pada hari Kamis, seiring split pasar apakah bank sentral akan mengambil langkah-langkah stimulus lebih cepat untuk mencegah deflasi dan dampak ekonomi dari krisis Ukraina.

Ditambahkan, presiden Prancis Francois Hollande dan kepala ECB Mario Draghi sepakat pada hari Senin bahwa inflasi yang rendah dan pertumbuhan yang lemah mengancam perekonomian Uni Eropa. (dny)
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex