News Update :

Euro melemah, diperburuk oleh data Jerman

Friday, October 10, 2014

instaforex ib indonesia
Euro diperdagangkan kembali melemah beserta mata uang mayor lainya pada Jumat pagi, euro mendapat tekanan baru semalam setelah data ekspor Jerman terjun sehingga mengangkat kekhawatiran resesi di negara ekonomi terbesar Eropa tersebut.

Euro saat ini masih flat di area $ 1,2692 pada pukul 10:00 WIB, setelah mencapai 2-1 / 2 minggu tinggi $ 1,2790. Ditambahkan melemah terhadap Yen, tergelincir ke 136,95 dari tinggi minggu ini dari 137,93.

Suramnya data Jerman memperkuat ekspektasi pasar bahwa Bank Sentral Eropa akan menyuntikkan stimulus moneter yang lebih, sebuah pilihan bank dalam informasi terakhir.

Sebaliknya, dua pejabat Federal Reserve atas mengatakan bank sentral AS mungkin akan mulai menaikkan suku bunga sekitar pertengahan tahun depan, menyoroti perbedaan kebijakan antara Amerika Serikat dan sebagian besar negara rival maju lainya.

Wakil Ketua Fed, Stanley Fischer dan Presiden Federal Reserve Bank San Francisco, John Williams keduanya menyarankan bahwa Fed harus mulai menaikkan suku pada pertengahan 2015.

Salah satu beban yang hingga kini masih dirasakan adalah krisis Ukraina dan sanksi terhadap Rusia yang melukai pertumbuhan ekonomi Jerman.

Mata uang Australia paling terpukul, kini turun 0,1 persen berada di $ 0,8764 setelah sesi sebelumnya jatuh 0,6 persen. Data pinjaman rumah yang jeblok dan komentar dari Asisten Gubernur Reserve Bank of Australia Malcolm Edey turut melemahkan Aussie hari ini.

Sterling mengekor performa euro di area $ 1,6117, setelah sebelumnya terjun 0,5 persen.

Namun berbeda dengan Yen, yang terhitung menguat sejak pekan ini dan sekarang di area 107,79.
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex