News Update :

Euro tertekan Inflasi, Dolar semakin ganas

Wednesday, October 1, 2014

insta ib indonesia
Euro diperdagangkan ambles dekat dua tahun terendah pada Rabu pagi, setelah mendapat kecaman sebagai perlambatan lebih lanjut dalam inflasi zona euro yang mendapat tekanan stimulus lebih intensif  dari Bank Sentral Eropa.

Mata euro jatuh ke $ 1,2570 pada sesi sebelumnya dan terhitung jatuh 5 persen di bulan September, saat ini euro turun 0,2 persen di area $ 1,2610 pada pukul 9:27 WIB yang membukukan penurunan terbesar dalam lebih dari dua tahun.

Data pada hari Selasa menunjukkan inflasi tahunan turun sampai 0,3 persen pada September, dari bulan sebelumnya 0,4 persen, jauh di bawah target ECB dari 2 persen.

Dolar AS mengalahkan mata uang Rival uatamanya

Terhadap yen, greenback naik 0,3 persen berada di 109,97, setelah ke skala puncak enam tahun di 110.07 pagi ini.

Bullish Dollar yang terjadi mengabaikan data penurunan kepercayaan konsumen AS pada bulan September dan laporan harga rumah yang jatuh jauh dari harapan.

Pelaku pasar banyak yang masih percaya bahwa ekonomi AS berada pada jalur pemulihan yang akan memungkinkan Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga sebelum ECB dan Bank of Japan.

Perdagangan di Asia sekali lagi akan takluk dengan China yang ditutup untuk Hari Nasional dan kerusuhan pro-demokrasi di Hong Kong sehingga melemahnya kepercayaan.

Meskipun liburan, Cina akan merilis data Manufacturing PMI, yang masih diangka stagnan di 51.1 dari bulan sebelumnya.

Pada hari Selasa, China memangkas suku bunga KPR dan tingkat uang muka untuk beberapa pembeli rumah untuk pertama kalinya sejak krisis keuangan global tahun 2008, meningkatkan upaya untuk meningkatkan ekonomi yang goyah.

Pagi ini Retail Sales m/m Australia turun menjadi 0,1 % dari bulan sebelumnya di 0,3 %, dan nampaknya hal ini yang membuat Aussie terseret 0,7 di area 0,8672 menuju titik terendah di awal tahun 2014.

Pounsterling juga mengekor performa euro, saat ini masih turun 0,2 persen di area $ 1,6191.
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex