News Update :

Rival dolar mulai mengakhiri rebound akibat aksi Profit-Taking.

Wednesday, October 8, 2014

insta ib resmi indonesia
Yen sebagai safe-haven diperdagangkan sedikit memudar pada perdagangan siang hari ini, setelah selama dua sesi sebelumnya mendapat aksi profit-taking pasca melonjaknya dolar setelah rilis data NFP dan ketenagakerjaan.

Dolar diperdagangkan naik 0,3 persen ke  ¥ 108,32 pada pukul 13:50 WIB setelah meluncur ke terendah tiga minggu di ¥ 107,75.

Data hari Selasa menunjukkan produksi industri Jerman jatuh -4,0 persen pada Agustus dari Juli bulan sebelumnya, yang merupakan penurunan terbesar sejak puncak krisis keuangan.

Pada saat yang sama, IMF menyentuh proyeksi pertumbuhan global yang turun menjadi 3,3 persen untuk tahun ini dari 3,4 persen, yang mengindikasikan lemahnya pertumbuhan di negara-negara zona euro, Jepang dan pasar negara berkembang seperti Brasil.

Sedikit bertentangan dengan IMF, Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda tetap optimis pada hari Selasa tentang prospek ekonomi dan mengabaikan kebutuhan untuk memperluas program stimulus bank.

Data Jerman yang mengecewakan yang dikombinasikan dengan perkiraan IMF yang suram, mengetuk Eropa dan saham AS melemah tajam.

Kekhawatiran pertumbuhan di zona euro dan Jepang dan kurangnya tekanan inflasi global berarti tidak ada urgensi untuk Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga, bahkan pembelian program stimulus obligasi.

Euro sedikit turun 0,3 persen di area $ 1,2636 setelah menyentuh di terendah dua tahun di $ 1,2500 pada hari Jumat. Sedangkan dolar Australia yang diambil $ 0,8788, yang juga anjlok di Jumat ke empat tahun terendah di $ 0,8642.

Poundsterling masih senada dengan mayor utaman lainya, saat ini turun 0,3 persen di area $ 1.6067.

Sementara pasar masih fokus pada FOMC Meeting Minutes dini hari nanti.
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex