News Update :

Pound Terus Tergerus oleh Proyeksi Inflasi BoE

Friday, November 14, 2014

ib insta indonesia
Pound sterling diperdagangkan terus tertekan selama 3 hari berturut-turut, seiring sentimen negatif terkait Keputusan Bank Sentral Inggris (BoE) merevisi turun proyeksi inflasi.
Menurut BoE, sebagai dampak dari anjloknya harga-harga komoditi dan lesunya outlook pertumbuhan ekonomi dunia, inflasi akan tetap di bawah target dua persen dalam jangka pendek dan turun di bawah satu persen dalam enam bulan berikutnya. BoE kini memrediksikan butuh waktu tiga tahun untuk mengembalikan inflasi ke target dua persen.
Revisi turun proyeksi inflasi ini diterjemahkan para pelaku pasar sebagai mengecilnya peluang kenaikan suku bunga dalam waktu dekat.
Pound melemah hingga $ 1,5678 terhadap dollar pukul 9:48 WIB, level terendah baru dalam 14 bulan. Dalam 3 hari ini melemah lebih dari 2 persen.
Demikian halnya dengan yen, terus melemah ke level terbaru selama 7 tahun dan saat ini di area $ 115,93. Seiring adanya spekulasi tentang pemilu dini dan penundaan kenaikan pajak penjualan.
Namun, gain dollar dibatasi oleh data yang dirilis pemerintah AS semalam. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan jumlah penduduk yang untuk kali pertama mengajukan klaim tunjangan pengangguran meningkat sebesar 12K pekan lalu menjadi 290K, lebih tinggi dari yang diprediksikan para analis.
Euro saat ini menguat 0,2 persen di area $ 1,2455, setelah semalam untung 0,4 persen.
Sedangkan dollar Australia juga turun 0,2 persen di area $ 0,8700 setelah naik tipis semalam.
Perhatian kini beralih tertuju pada data penting AS Core Retail Sales, Retail Sales m/m, Prelim UoM Consumer Sentiment nanti malam, dan Eropa French Prelim GDP q/q German Prelim GDP q/q nanti sore.

BERITA FOREX, SUPRAFX IB RESMI INSTAFOREX INDONESIA

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex