News Update :

Penolakan Refrendum Swiss, Menguatkan Dolar AS

Monday, December 1, 2014

instaforex
Aussie diperdagangkan tergelincir ke level terendah dalam empat tahun pada spekulasi permintaan emas untuk negara akan memudar setelah para pemilih di Swiss menolak refrendum yang memaksa Swiss National Bank untuk memiliki lebih banyak cadangan logam mulianya.
Aussie dan dollar Selandia Baru turun terhadap mata uang utama sebelum di rilisnya data yang di perkirakan akan menunjukkan manufaktur melambat di China, China adalah mitra dagang terbesar untuk kedua negara tersebut. Reserve Bank of Australia akan menetapkan kebijakannya besok. Australia adalah produsen emas terbesar setelah China.
Dollar Australia diperdagangkan turun 0,5 persen di area $ 0,8447 pada pukul 9:50 WIB, setelah anjlok sebesar 0.8% menjadi $0.8418 yang merupakan level tidak terlihat sejak Juli 2010.
Sektor Manufaktur PMI China juga sedikit membebani, data untuk bulan November menjadi 50,3 dari bulan sebelumnya 50,8.
Pemerintah mengatakan bahwa usulan pada "Save Our Swiss Gold" yang akan memakasa Swiss National Bank untuk memiliki setidaknya 20% cadangan emas dari total cadangan devisa  dan tidak akan pernah menjual kepemilikan emas menghasilkan suara penolakan sebesar 77% versus 23% yang mendukung. Dalam hasil jajak pendapat sebelumnya sudah di perkirakan untuk hasil penolakan. Harga emas spot anjlok sebesar 1.4% pada saat ini. 
Euro saat ini turun 0,1 persen di area $ 1,2445, melemah berturut-turut sebesar 0,6 persen dalam 3 hari.
Pound sterling dalam 3 hari ambles sebesar 1,8 persen di area $ 1,5611.
Sementara itu Yen juga terpukul melemah 1,3 persen dalam 2 hari terakhir, saat ini di area $ 118,89 setelah menyentuh rekor baru di 119,02 hari ini.

BERITA FOREX, SUPRAFX IB RESMI INSTAFOREX INDONESIA



Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex