News Update :

Data Ekonomi AS Masih Belum Sesuai Harapan, Dollar Terus Melemah

Friday, May 22, 2015

ib insta
Dolar diperdagangkan beringsut melemah versus mata uang utama lainya pada hari Jumat setelah data ekonomi AS tidak lagi menggairahkan ekspektasi pasar.

Indeks dolar tergelincir 0,2 persen menjadi 95,117, setelah mundur dari puncak Rabu dari 95,837, level tertinggi sejak 5 Mei.

Dalam laporannya yang dirilis semalam, Departemen Tenaga Kerja AS mengungkapkan jumlah klaim tunjangan pengangguran pada pekan lalu mengalami peningkatan sebesar 10.000 menjadi 274.000 dari 264.000 pada pekan sebelumnya. Angka peningkatan melebihi ekspektasi para analis.
Data lainnya dari National Association of Realtors menyebutkan Existing Home Sales turun 3,3 persen di bulan April menjadi total 5,04 juta unit dari 5,21 juta unit. Angka aktual data meleset dari prakiraan para analis yang sebelumnya justru mengharapkan peningkatan sekitar 1 persen.

Terhadap yen, dolar kembali merosot sekitar 0,3 persen di area ¥ 120,74 pada pukul 14:52 setelah Bank of Japan mempertahankan stimulus moneter besar-besaran, seperti yang diharapkan.

Saat ini akan berlangsung pidato Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi, yang bersama dengan gubernur bank sentral lainnya dalam sebuah Forum ECB pada "Inflasi dan Pengangguran di Eropa."

Diperkirakan awal pekan nanti pasar Inggris dan Amerika Serikat akan tutup pada Senin untuk musim semi Bank Holiday dan Memorial Day masing-masing.

Euro naik 0,5 persen menjadi $ 1,1157, setelah ke terendah 3 pekan pada Rabu di $ 1,1061.

Sterling naik tipis 0,1 persen menjadi $ 1,5673. Setelah sebelumnya naik sekitar 1 persen pada hari Kamis seiring data menunjukkan penjualan ritel Inggris naik lebih kuat dari yang diharapkan pada bulan April.

BERITA FOREX, SUPRAFX IB PALING INSTAFOREX INDONESIA.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex