News Update :

Dollar AS Kembali Melemah, Sterling Menguat Tajam

Thursday, May 21, 2015

ib insta
Dolar diperdagangkan kembali melemah pada Kamis, namun masih di area tertinggi dalam dua pekan melawa mata uang utama selain poundsterling karena pelaku pasar masih fokus pada kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Risalah dari pertemuan Federal Reserve pada bulan April tidak mengandung kejutan besar, harapan bahwa Fed akan menaikkan suku bunga sampai akhir tahun ini.

Risalah pertemuan Fed menunjukkan pembuat kebijakan percaya masih terlalu dini untuk menaikkan suku bunga pada bulan Juni, sejalan dengan pandangan secara luas di pasar setelah mengawali masa suram untuk tahun ini.

Terhadap yen, dolar menguat 0,2 persen di area di ¥ 121,06 pada pukul 18:40 wib, setelah melemah 0,7 pensen ke puncak dua bulan di 121,47 pada Rabu.

Euro terakhir diperdagangkan naik 0,5 persen di area $ 1,1142, setelah jatuh sejauh $ 1,1061 terendah sejak  akhir bulan April.

Risalah dari pertemuan Bank of England di bulan Mei menunjukkan semua sembilan anggota memilih untuk mempertahankan suku bunga pada rekor rendah 0,5 persen.

Ditambah lagi rilis data Retail Sales m/m barusan mengalami peningkatan di bulan ini 1.2% dari bulan sebelumnya -0.7%.

Pound saat ini melonjak tajam 1,3 persen di area $ 1,5672, pulih dari terendah satu minggu di $ 1,5445.

BERITA FOREX, SUPRAFX IB RESMI INSTAFOREX INDONESIA.


Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex