News Update :

Dollar AS Mulai Menguat Lagi, Setelah Kandas Akibat The Fed Belum Siap Naikkan Suku Bunga

Thursday, August 20, 2015

ib insta
Dollar diperdagangkan terpuruk pada perdagangan Rabu melawan sebagian matauang mayor usai minutes (risalah rapat), The Fed mengindikasikan para pembuat kebijakan mungkin belum siap menaikkan suku bunga pada bulan September mendatang ini.
Hanya satu anggota FOMC yang setuju dengan kenaikan suku bunga. Sebagian besar lainnya menilai laju inflasi saat ini masih terlalu rendah meski yakin akan secara bertahap mencapai target dua persen.
Beberapa jam sebelumnya, data CPI AS menunjukkan inflasi meningkat hanya 0,1 persen di bulan Juli, meleset lebih rendah dari ekspektasi pasar. Demikian pula inflasi inti (Core CPI) yang mengesampingkan volatilitas harga di sektor energi dan makanan, meningkat hanya 0,1 persen.
Mengecilnya peluang kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September menjadi alasan terkoreksi tajamnya dollar yang dalam beberapa hari sebelumnya menguat.
Euro saat ini stabil di area $ 1,1113 pada pukul 14:50 wib, setelah sebelumnya rebound mencapai 1.1148.
Terhadap yen, dollar menguat 0,3 persen di area $ 124,06 setelah melemah 0,6 persen.
Sedangkan pound sterling, melemah tipis sekitar 0,2 persen di $ 1.5661 terhadap dollar.
Sebagaimana The Fed, Bank Sentral Inggris (BOE) juga berpeluang menaikkan suku bunganya mendahului negara-negara lainnya. Namun, BOE lebih diuntungkan karena laju inflasi Inggris yang lebih mendukung untuk itu.
Dollar Australia kini sangat melemah ke area 0.7297 terhadap dollar, turun 0,5 persen.

SupraFX.com - kode affiliasi 'SUPER' ib resmi instaforex indonesia , full rebate, depo wd instant.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex