News Update :

Ketidakpastian Naiknya Suku Bunga AS, Emas Bergerak Pasif

Tuesday, August 18, 2015

Harga Emas bergerak dalam range terbatas hari ini (18/08), Karena spekulasi para trader mengenai tidak pastinya kenaikan suku bunga Amerika Serikat. Beberapa trader mengharapkan the Fed dapat menunda kenaikan suku bunga sebagai respon dari devaluasi Yuan yang dilakukan oleh pemerintah China.

Pergerakan Dolar AS terdukung oleh aksi para trader yang masih menanti laporan dari sektor perumahan Amerika Serikat sebagai isyarat baru menjelang rilis notulen rapat FOMC Federal Reserve (the Fed) hari Kamis dini hari mendatang. Pengumuman dari the Fed diharapkan dapat memberikan kejelasan tentang rencana menaikkan suku bunga jangka pendek yang merupakan pertama kalinya sejak 2006. Saat ini banyak pihak memperkirakan The Fed akan menunda kenaikkan suku bunga, karena para pejabat kemungkinan cenderung khawatir atas tekanan pertumbuhan ekonomi dan inflasi global.

Laporan yang dirilis Senin lalu menyatakan bahwa aktivitas bidang manufaktur di regional New York bulan ini merosot ke level terendahnya sejak November 2009 akibat dari permintaan baru yang menurun tajam. Hal ini diimbangi oleh keterangan lain yang menunjukkan Indeks pembangunan rumah di AS bulan ini naik ke titik tertingginya dalam hampir satu dekade terakhir; rilis data tersebut menguatkan nilai tukar Dolar AS. Karenanya, pada pembukaan pasar Asia tadi pagi, harga emas bergerak sideways dengan kecenderungan menurun meski ada kekhawatiran kalau kenaikan Fed rate akan ditunda.

Menurut data bursa Comex, pergerakan harga kontrak berjangka Emas tertahan 0.02% pada USD 1,118.60 per troy ons. Kemarin (17/08), emas diperdagangkan menguat USD 5.70 atau 0.51% menjadi 1,118.40, mendekati level tertingginya selama satu bulan terakhir di USD 1,126.39 pada 13 Agustus 2015. Namun kini Dolar AS cenderung menguat dibandingkan lawan-lawannya.
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex