News Update :

USD Tertekan di Awal Perdagangan, Belum Ada Petunjuk Untuk Kenaikkan Suku Bunga

Monday, August 31, 2015

ib insta
Pada perdagangan diawal sesi di pekan ini nampaknya dollar AS masih tertekan terkait isu suku bunga, seiriing adanya kebijakan Fed di Jackson Hole.
USD nampak melemah hingga 0,6 persen di area $ 121,00 pada pukul 11:15 wib melawan yen.
Volatilitas di pasar global dan kekhawatiran atas dampak ekonomi yang mungkin telah membuat Federal Reserve lebih pasti tentang menaikkan suku bunga pada bulan September.
Itulah pesan yang muncul dari puncak kebijakan Fed akhir pekan ini di Jackson Hole, Wyoming.
Selama tahun lalu, para pejabat Fed telah menyatakan dengan jelas bahwa mereka tidak ingin mengejutkan pasar. Dan jadi jika konsensus apapun yang muncul, itu akan dikomunikasikan ke pasar, kata mantan Wakil Ketua Fed Alan Blinder.
“Jika mereka tahu, mereka sudah akan memberikan petunjuk yang kuat. Anda akan mendengar sesuatu dari Janet Yellen mendorong ke arah September atau Desember. Kami telah mendengar apa-apa seperti itu dari kursi Yellen, “kata Blinder dalam sebuah wawancara radio.
Presiden Federal Reserve Minneapolis Narayana Kocherlakota mengatakan bahwa menaikkan suku bunga bisa merugikan perekonomian. Pada hari Rabu, Presiden the Fed New York William Dudley tampaknya menutup pintu pada kenaikan suku bunga September, mengatakan itu tampak “kurang menarik,” mengingat gejolak pasar.
Tetapi pada akhir minggu, Wakil Ketua Fed Stanley Fischer tampaknya membuka pintu kembali, menunjukkan bahwa pasar mungkin tenang dengan cepat. Blinder mengatakan ini hanya fungsi dari kurangnya konsensus. “Jika Anda tidak tahu diri sendiri, apa yang Anda katakan?” Kata Blinder.
Hawks pada Fed menyatakan keinginannya di Jackson Hole untuk menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak Resesi Besar. Mereka mengatakan volatilitas pasar sebagai produk sampingan tak terelakkan dari sikap kebijakan mudah sejak 2008.
Di sisi lain, the Fed berpikir volatilitas pasar adalah tanda bahwa inflasi akan tetap rendah dan tidak ada alasan untuk terburu-buru dalam menaikkan.
Euro meningkat 0,7 persen di area $ 1,1250, setelah terpuruk di sepekan yang lalu.
Poundsterling masih naik tipis 0,1 persen di area $ 1,5426, setelah mengalami pekan yang buruk di pekan lalu.
Sementara itu, Aussie melemah 0,1 persen di area $ 0,7143, dan pekan sebelumnya sempat bertahan.

SupraFX.com - IB instaforex indonesia - depo wd bank lokal - full rebate.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex