News Update :

Aussie Mengalami Penurunan Selama 4 Pekan

Friday, September 4, 2015

Aussie melemah akibat dari Buruknya data-data ekonomi domestik dan luar negeri membuat  sepanjang pekan ini, dan berpotensi mencatat penurunan dalam empat pekan beruntun. seteleh china melaporkan penurunan aktivitas, Aussie mendapat sentimen negatif sejak awal pekan. Nilai tukar Aussie sangat sensitif dengan data dari China yang merupakan mitra dagang terbesar Australia.
Sentimen negatif dalam dua hari terakhir datang dari data-data domestik. Pada hari Rabu, Biro Statistik Australia melaporkan pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua sebesar 0,2%, dari kuartal pertama yang tumbuh 0,9%, dan lebih rendah dari estimasi ekonom sebesar 0,4%. Sementara pada hari Kamis dilaporkan penjualan ritel turun 0,1% di bulan Juli, mematahkan estimasi kenaikan 0,4% oleh para ekonom.
Nilai tukar aussie terhadap dollar saat ini berada di level terendah enam tahun, oleh Reserve Bank of Australia (RBA) disebut sedang menyesuaikan dengan penurunan harga komoditas. Pernyataan tersebut dilontarkan pada rapat moneter hari Selasa, dan sama dengan pernyataan pada rapat moneter bulan Agustus.
Akibat dari anjloknya harga komoditas, Aussie diperkirakan akan terus melanjutkan pelemahan hingga tahun depan , pelambatan ekonomi China, serta pertumbuhan sektor non-pertambangan Australia yang belum mampu mengimbangi penurunan sektor pertambangan. Mengutip media The Sydney Morning Herald, Kepala Ekonom AMP Ltd. Shane Oliver, memperkirakan aussie akan menyentuh $0.60 di akhir tahun 2016. Prediksi penurunan lebih jauh dilontarkan Kepala Ekonom Deutsche Bank, Adam Boyton, yang juga memperkirakan aussie akan menyentuh $0.60 di akhir 20116, dan bahkan dapat melanjutkan pelemahan ke kisaran $0.50.
AUDUSD pada hari Kamis berakhir di level 0.7062, dengan level terendah harian 0.6992, dan tertinggi 0.7062 


Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex