News Update :

Dollar Terkoreksi di Sesi Asia

Wednesday, September 16, 2015

Naikknya yield Treasury AS tenor 2 tahun membuat dollar yang sempat merosot tajam terhadap yen bangkit, berakhir menguat pada perdagangan Selasa kemarin. Namun Pada hari ini dollar kembali berbalik melemah. 

Yen pada Selasa kemarin sempat menguat tajam terhadap dollar hingga menyentuh 119.40 setelah Bank of Japan (BoJ) mempertahankan kebijakan moneter. Gubernur BoJ, Haruhiko Kuroda, masih optimus ekonomi Jepang pulih secara bertahap, meski mengaskan BoJ tidak akan ragu menambah stimulus jika diperlukan. Untuk inflasi, Kuroda memberikan sinyal kemungkinan penurunan proyeksi akibat rendahnya harga minyak, namun ia juga mengatakan target inflasi 2% akan tercapai pada dikisaran enam bulan sampai September 2016.

Data ekonomi AS yang dirilis pada hari Selasa kemarin lebih rendah dari ekspektasi, namun naiknya penjualan ritel dalam dua bulan beruntun dianggap masih menunjang niat The Fed untuk menaikkan suku bunga.

Pergerakan yield Treasury jangka pendek sangat sensitif terhadap kebijakan suku bunga The Fed, naiknya yield menjadi indikasi investor Treasury melepas kepemilikan dan beralih ke dollar. Yield Treasury tenor 2 tahun pada hari Selasa kemarin naik 6,9 basis poin menjadi 0,798%, dan merupakan level tertinggi sejak April 2011. Sementara pagi ini berdasarakan data dari Bloomberg, yield Treasury 2 tahun kembali turun menjadi 0.780%. 

USDJPY pada pukul 13.23 WIB, diperdagangkan dikisaran 120.25, menjauhi level tertinggi harian 120.47
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex