News Update :

Dollar Terus Melemah, Pudarnya Harapan Suku Bunga

Monday, September 14, 2015

instaforex indonesia
Dollar diperdagangkan melemah pada hari Senin, seiring menurunnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
Selain itu ditambah lagi terpuruknya data indeks Consumer Sentiment dari hasil survai University of Michigan yang  turun dari 91,9 menjadi 85,7 di bulan September, terendah dalam setahun. Yang sebelumnya data inflasi harga produsen (PPI) AS juga hanya menunjukkan tren mendatar di bulan Agustus.
The Fed tengah menghadapi dilema terkait rencana kenaikan suku bunganya. Di satu sisi, kondisi pasar kerja membaik sesuai harapan. Namun, di sisi lain, laju inflasi tak kunjung meningkat sesuai target mereka.
The Fed menginginkan inflasi 2 persen sebelum menaikkan suku bunga untuk kali pertama dalam hampir satu dasawarsa.
Pun demikian, Wakil Ketua The Fed Stanley Fischer pekan lalu mengindikasikan bahwa bank sentral bisa mulai menormalisasi kebijakannya sebelum target inflasi 2 persen tercapai.
Menunggu kejelasan tentang hal ini, para pelaku pasar kemungkinan akan memilih untuk minggir dulu dan menggiring dollar pada fase konsolidasi. The Fed akan mengumumkan hasil rapat kebijakannya pada Jumat, 18 September Dini hari WIB.
Terhada yen, dollar melemah 0,3 persen di area $ 120,19 pada pukul 15:30 wib.
Demikian pula dollar Australia, berhasil meningkat sekitar 0,35 persen di area $ 0,7116 dan relly dalam empat hari beruntun.
Euro berlanjut menguat 0,1 persen di area $ 1,1341. Penguatan ini sekaligus menandai rally dalam enam hari perdagangan beruntun.
Pound sterling menguat 0,2 persen, berakhir di 1.5452 terhadap dollar.

SupraFX.com IB instaforex indonesia, depo wd bank lokal, full service full rebate.


Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex