News Update :

Pergerakan Aussie Dua Bulan Turun

Tuesday, September 1, 2015

Aussie di hari Senin kembali dipengaruhi oleh China, membuat mata uang Australia ini melanjutkan pelemahan minggu lalu.

Aussie juga mengakhiri bulan Agustus di zona merah, dan mencatat penurunan dua bulan beruntun. AUDUSD pada perdagangan Senin berakhir di level 0.7113, dengan level tertinggi harian 0.7162, dan terendah 0.7082 .

Gejolak yang terjadi di pasar China kembali berlanjut setelah The Financial Times pada hari Senin melaporkan Pemerintah Beijing akan menghentikan program pembelian saham dalam skala besar yang digunakan untuk membantu pasar. Sementara pada hari ini, Selasa (01/9) akan dilaporkan indeks aktivitas manufaktur oleh Pemerintah China, serta data final dari Caixin. Kedua data tersebut diperkirakan menunjukkan kontraksi sektor manufaktur China.

Dari dalam negeri Australia hari ini akan dirilis data persetujuan membangun bulan Juli yang diperkirakan naik 3,0%, dari bulan Juni yang turun 8,2%. Fokus utama tertuju pada hasil rapat moneter Reserve Bank of Australia (RBA) hari ini. RBA diperkirakan tetap mempertahankan suku bunga 2,0%, namun yang menarik dinanti adalah prospek atau proyeksi ekonomi Australia oleh RBA dan suku bunga kedepannya, setelah terjadinya gejolak di pasar China akibat kecemasan akan pelambatan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

Pernyataan RBA mengenai nilai tukar aussie juga akan dinanti para pelaku pasar, Bank Sentral Australia ini pada rapat terakhir bulan lalu untuk pertama kalinya mengatakan nilai tukar aussie sedang menyesuaikan terhadap penurunan harga komoditas utama, yang memberikan indikasi aussie telah mendekati fair value. Sebelumnya RBA selalu menyebut nilai tukar aussie perlu turun lebih lanjut.

Pada pukul 06.02 WIB AUDUSD diperdagangkan dikisaran 0.7118.
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex