News Update :

Dollar AS Merosot Tajam, Setelah Penjualan Ritel AS dan Kebimbangan Suku Bunga

Thursday, October 15, 2015

ib instaforex indonesia
Dolar diperdagangkan anjlok ke terendah tujuh minggu melawan mata uang mayor lainnya, setelah lemahnya data penjualan ritel AS sehingga mendorong investor untuk mempertimbangkan lagi taruhan Federal Reserve AS yang akan menaikkan suku bunga di akhir 2015.

Euro saat ini naik lagi 0,1 persen di area $ 1,1484 pada pukul 13:55 wib setelah sehari kemarin meraih kenaikan tertinggi sejak 26 Agustus sekitar 1 persen.

Penjualan ritel AS (Retail Sales) naik tipis 0,1 persen pada bulan September, masih dibawah ekspektasi 0,2 persen. Harga produsen mencatat penurunan terbesar dalam delapan bulan.

Terhadap mitra Jepang, dolar jatuh serendah ¥ 118,62, terendah sejak 7 September, dan saat ini diperdagangkan di ¥ 118,76.

Keuntungan yen dipengaruhi oleh spekulasi bahwa Bank of Japan akan mengambil langkah-langkah stimulus lebih lanjut untuk mendukung pemulihan ekonomi yang lesu.

Dolar Australia naik 0,3 persen di area $ 0,7327 setelah setelah sebelumnya naik 0,6 persen.

Reserve Bank of Australia (RBA) masih diperkirakan akan mempertahankan suku pada rekor rendah 2,0 persen pada pertemuan berikutnya pada 3 November

Sementara itu, poundsterling terus naik, saat ini di area $ 1,5490, setelah sebelumnya naik lebih dari 2 persen.

Suprafx.com  ib instaforex indonesia, depo wd bank lokal, full service, full rebate.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex