News Update :

Data Upah Mengecewakan, Aussie Berpotensi Melemah

Wednesday, November 18, 2015

Pertumbuhan indeks upah tahunan di Austaralia berada di rekor terendah, Aussie berpotensi diperdagangkan melemah bahkan sebelum rilis FOMC meeting minutes. Faktor domestik dan luar negeri mendukung pelemahan Aussie pasca sinyal dovish dari Reserve Bank of Australia (RBA) kemarin saat merilis notula rapat tanggal 3 November.

Indeks upah tahunan untuk kuartal ketiga dilaporkan hanya naik 2,3%, sesuai ekspektasi pasar, masih tertekan dengan buruknya iklim bisnis dalam sektor pertambangan. Harga bijih besi, ekspor utama Australia, dilaporkan turun 4,5% pada hari Selasa menjadi level terendah $45.58 per ton dan menuju rekor penutupan terendah $44.59 yang diraih pada bulan Juli.

Investor Aussie juga gentar menantikan rilis notula rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang diharapkan dapat memberikan detail lebih jelas terkait waktu kenaikan suku bunga AS bulan depan. Asisten Gubernur RBA untuk pasar finansial, Guy Debelle, pagi ini mengatakan kenaikan suku bunga AS bulan depan berpotensi mengguncang pasar finansial meskipun sudah menjadi ekspektasi pasar sejak lama. 

Selain tekanan rendahnya harga komoditas, ekspektasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga di tahun ini turut jadi faktor yang membuat Aussie anjlok 20 sen Dollar AS sejak bulan September 2015
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex