News Update :

Dollar Menguat Terhadap Euro, Namun Terhitung Melemah Melawan Mayor Lainnya

Friday, November 13, 2015

ib insta
Dollar diperdagangkan menguat melawan euro dan poundsterling pada hari Jumat setelah melemah pada Kamis pasca pidato Ketua The Fed Janet Yellen. 
Pidato Yellen memicu keraguan tentang kenaikan suku bunga pada bulan Desember. Demikian juga Presiden Richmond Fed Jeffrey Lacker, tidak membahas tentang suku bunga dalam pidatonya. 
Dollar pun terkoreksi dan melemah versus sejumlah mata uang rival setelah menguat sejak rilis data Non-Farm Payrolls (NFP) pekan lalu.
Data klaim tunjangan pengangguran turut memberikan sentimen negatif bagi dollar, yang dirilis jumlahnya tetap dari pekan sebelumnya 276K dan dibawah harapan 270K.
Nanti malam fokus data retail dan ppi, dan terlihat dollar ada penguatan melawan sebagian mata uang.
Euro saat ini melemah 0,3 persen ke area $ 1,0782 pada pukul 14:00 wib, setelah sebelumnya naik 0,8 persen melawan dollar As.
Mata uang tunggal sebelumnya sempat tertekan setelah Preseiden ECB Mario Draghi kembali mengindikasikan bahwa ECB akan menambah cakupan program pembelian asetnya pada bulan Desember mendatang.
Terhadap yen, dollar menguat tipis namun masih terus melemah sejak awal pekan ini, menguat 0,1 persen di 122.67.
Pound sterling melemah tipis sekitar 0,1 persen di $ 1,5223, namun terhitung menguat rebound sejak awal pekan ini.
Gain lebih besar dibukukan dollar Australia. Didukung solidnya data ketenagakerjaan Australia, aussie saat ini masih bertahan di area $ 0,7128 setelah sebelumnya menguat 0,7 persen. 
Biro Statistik Australia melaporkan serapan tenaga kerja meningkat sebesar 58.600 bulan lalu, jauh melebihi ekspektasi para analis. Tingkat pengangguran pun turun dari 6,2 persen menjadi 5,9 persen di bulan Oktober.

SupraFX IB instaforex indonesia, flat rate, full service, full rebate.


Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex