News Update :

Kiwi Lanjutkan Penguatan

Friday, November 20, 2015

Selerea pasar yang tertuju ke mata uang yang memiliki yield tinggi seperti Dollar Australia dan selandia Baru membuat Kiwi menguat. Setelah FOMC meeting Minutes bulan lalu yang memperkuat peluang pengetatan moneter di bulan Desember, Waktu kenaikan suku bunga di AS tidak lagi menjadi perhatian utama pasar. Kini pasar keuangan mulai mengkalkulasi laju pengetatan moneter AS yang diprediksi akan lebih lambat dari harapan pasar sehingga Dollar AS pun melemah dalam 2-hari terakhir.

Sementara Kiwi berhasil mempertahankan penguatannya terhadap Dollar dipicu laporan Producer Price Index (PPI) untuk kuartal ketiga yang jauh lebih baik dari ekspektasi. Harga produsen di Selandia Baru meningkat dengan laju yang solid di kuartal lalu, berkat pelemahan Dollar Selandia Baru yang menyokong perdagangan produk ekspor Selandia Baru, kenaikan untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun. Indikasi pemulihan inflasi ini mengurangi tekanan pemangkasan suku bunga oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ). Namun, inflasi konsumen masih berada jauh dari target midpoint 2% RBNZ untuk jangka waktu 4-tahun, meskipun telah tiga kali memangkas suku bunga acuan sejak bulan Juni.

Laporan pengeluaran kartu kredit untuk bulan lalu juga mengindikasikan adanya optimisme konsumen di Selandia Baru. Tingkat pengeluaran kartu kredit naik 7,8% dibandingkan setahun sebelumnya pada bulan Oktober, lebih tinggi dari peningkatan 7,3% selama bulan sebelumnya.

Saat ini NZDUSD diperdagangkan di 0.6587 pada pukul 13.30 WIB, dengan level tertinggi harian 0.6605 dan level terendah harian 0.6551. 



Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex