News Update :

Dolar AS Terpantau Menguat Setelah Melemah Pada Akhir Pekan Lalu

Monday, December 14, 2015

ib insta forex indonesia
Dolar diperdagangkan lebih meningkat terhadap mata uang mayor di perdagangan Asia pada hari Senin, mata uang utama rangebound menjelang pertemuan Federal Reserve AS minggu ini.
Pada akhir pekan lalu dolar AS melemah terhadap mata uang dunia pada Jumat di tengah aksi jual yang dipicu oleh volatilitas pasar dan jatuhnya harga komoditi sehingga membayangi data penjualan ritel AS.
USD sempat menguat terhadap mata uang utama dunia berkat positifnya data penjualan ritel AS yang memperlihatkan bahwa tingkat belanja masyarakat AS menguat tajam. Namun kemudian USD melemah setelah data tersebut terlihat kurang mendukung rencana Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga bulan ini. Pasar memfokuskan diri pada kemungkinan kenaikan suku bunga Fed pekan depan dan normalisasi yang kemungkinan akan berjalan di tahun 2016.
Volatilitas pasar global, melemahnya harga komoditi dan berlanjutnya devaluasi yuan telah memperparah kekhawatiran akan pelambatan ekonomi global. Hal itu mendorong penguatan yen dan Swiss franc terhadap USD.
Indeks harga produsen AS memperlihatkan kenaikan di bulan November seiring dengan meningkatnya tarif di sektor jasa, namun trend secara umum masih memperlihatkan bahwa tingkat inflasi masih rendah.
Dolar As saat ini menguat 0,1 persen ke area $ 121,24 pada pukul 14:00 wib melawan yen, setelah Jum'at lalu melemah 0,6 persen.
Euro melemah 0,2 persen ke area $ 1,0962, setelah sebelumnya menguat 0,4 persen.
Sterling saat ini paling melemah sebesar 0,4 persen di area $ 1,5189, setelah sebelumnya naik 0,5 persen.
Sementara itu kini Aussie naik tipis di area $ 0,7205, setelah tadi sempat jatuh 0,4 persen. Dan pada perdagangan Jum'at lalu sempat anjlok sekitar 1 persen.

SupraFX IB Instaforex indonesia, flat rate, full service, full rebate 1,7.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex