News Update :

Referendum Inggris Terus Bayangi Pergerakan Sterling

Wednesday, December 30, 2015

Referendum untuk memutuskan keanggotaan Inggris di Uni Eropa terus membayangi pergerakan pound sterling hingga merosot tajam pada hari Selasa. Referendum tersebut paling cepat diadakan pada Juni 2016, dengan hasil survei menunjukkan jumlah warga yang ingin Inggris keluar dari Uni Eropa berimbang dengan yang menginginkan bertahan.

Dengan inflasi di Inggris disekitar 0%, jauh di bawah target sebesar 2%, Bank of England (BoE) memutuskan mempertahankan suku bunga 0,5% di sepanjang tahun ini. Laporkan pekan lalu menunjukkan ekonomi Inggris tumbuh 0,4% di kuartal ketiga, lebih rendah kuartal kedua sebesar 0,5%. Kontrak foward berdasarkan rata-rata indeks overnight sterling atau Sonia, menunjukkan investor memperkirakan BoE akan menaikkan suku bunga 25 basis poin sebelum Januari 2017.

Disisi lain, Conference Board pada hari Selasa melaporkan indeks keyakinan konsumen AS naik di bulan Desember setelah turun di bulan sebelumnya. Angka indeks menyentuh 96,5 di bulan Desember, naik dari bulan sebelumnya 92,6. Analis yang disurvei Reuters sebelumnya memperkirakan sebesar 93,8. Federal Reserve yang baru saja menaikkan suku bunga di bulan ini, diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga di bulan Maret 2016.

GBPUSD diperdagangkan dikisaran 1.4794 pada pukul 00.02 WIB, menjauhi level tertinggi harian 1.4913
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex