News Update :

Dolar As Turun Tipis Terhadap Matauang Mayor, Fokus Pasar pada Fed dan BOJ

Monday, January 25, 2016

Dolar diperdagangakan turun tipis melawan mata uang mayor pada hari Senin namun performanya masih bagus dipekan ini seiring pasar mengalihkan perhatian mereka ke pertemuan bank sentral di pekan ini.

Dolar saat ini turun tupis 0,1 persen ke area $ 118,53 JPY pada pukul 14:30 wib, setelah sehari sebelumnya di akhir pekan naik sekitar 1 persen.

Federal Reserve AS secara luas diharapkan untuk meninggalkan Federal Funds Rate tidak berubah pada 0,25-0,50 persen pada akhir pertemuan kebijakan pada hari Rabu.

Namun, trader akan lebih fokus pada apakah kemungkinan pendinginan inflasi dan gejolak pasar global baru-baru ini bisa mendorong The Fed untuk mengirim sinyal kekhawatiran tentang prospek ekonomi AS dan dunia yang berkaitan dengan pengetatan suku bunga.

Perekonomian Cina dan harga minyak dunia memberikan kekhawatiran tersendiri, dan apakah juga berdampak pada pernyataan FOMC nanti.

Kekhawatiran dampak dari pertumbuhan di China yang melambat membantu mengirim harga minyak mentah ke posisi terendah 13-tahun pekan lalu.

Bank of Japan akan menyimpulkan pertemuan kebijakan dua hari pada hari Jumat, di mana sumber-sumber yang akrab dengan pemikiran yang mengatakan itu adalah mungkin untuk memotong inti perkiraan inflasi konsumen untuk tahun fiskal mendatang untuk kemungkinan di bawah 1 persen.

Data perdagangan Jepang dirilis pada Senin pagi menunjukkan ekspor tergelincir 8 persen dari tahun sebelumnya, penurunan yang lebih dalam dari perkiraan dan turun untuk bulan ketiga berturut-turut sebagai perlambatan di China dan pasar negara berkembang.

Euro naik sekitar 0,2 persen di area $ 1,0817 EUR, namun masih tidak jauh dari dua minggu terendah yang dicapai pada Kamis di $ 1,0777, setelah petunjuk tak terduga yang kuat Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi bahwa ECB bisa memiliki langkah-langkah stimulus.

Draghi menekankan pada Jumat prospek pemulihan ekonomi secara bertahap di zona euro tidak berubah, dan inflasi zona euro sewaktu-waktu pun bisa terjadi.

Dolar Australia turun tipis sekitar 0,1 persen ke area $ 0,6994 AUD, yang didukung oleh pemulihan harga minyak mentah.

Sterling terlihat mulai merangkak naik pada empat perdagangan terakhir, saat ini naik tipis 0,1 persen di area $ 1,4281.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, full rebate full service, depo wd bank lokal instant.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex