News Update :

Yen Anjlok Setelah Keputusan Suku Bunga Negatif BOJ

Friday, January 29, 2016

Yen diperdagangkan melemah pada hari Jumat setelah Bank of Japan  memilih untuk memperkenalkan kebijakan suku bunga negatif hari ini dalam 5-4 suara, sementara menjaga target basis moneter di level ¥ 80 triliun per tahun dalam 8-1 suara.
BOJ bertujuan untuk memastikan bahwa mindset deflasi dan juga pernyataan yang menurunkan suku bunga pada cadangan yang berlebih akan dianggap apabila diperlukan.

BoJ melihat tidak stabilnya pasar keuangan global dan penurunan harga minyak, menunda waktu target inflasi berkelanjutan 2%. Salas seorang anggota Dewan, Sayuri Shirai mengatakan Rapat Dewan dua hari yang berakhir Jumat dikatakan, “memperkenalkan suku bunga negatif setelah pengenalan langkah-langkah tambahan untuk QQE mungkin disalahpahami sebagai batas pembelian aset bank.”
Bulan lalu Gubernur BoJ Haruhiku Kuroda mengatakan bank sentral tidak punya rencana untuk mengadopsi kebijakan tingkat deposito negatif, sebagai sarana untuk menarik peminjam untuk membuat lebih banyak pinjaman dan mendorong ke bawah kurva imbal hasil. “Dari sudut pandang BoJ, QQE kami memiliki efek yang diinginkan terhadap perekonomian dan pasar keuangan,” katanya selama sesi pertanyaan dan jawaban pada sebuah seminar investasi.
Dolar melonjak lebih dari 2 persen terhadap yen ke titik ¥ 121,39, yang merupakan level tertinggi greenback lebih dari sebulan. Dan terakir diperdagangkan di area 120,64 pada pukul 15:05 wib.

Aussie naik 0,4 persen di area $ 0,7122.

Sterling naik tipis 0,1 persen di area $ 1,4376, sementara itu euro melemah 0,4 persen ke area $ 1,0897.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, depo wd bank lokal, full service full rebate 1,7.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex