News Update :

Dolar As Mengalami Pelemahan, Aksi Profit Taking

Thursday, February 18, 2016

ib instaforex indonesi
Dolar As hari ini (Kamis, 18/2) diperdagangkan mengarah pada pelemahan karena aksi profit taking setelah indeks dollar sesuai harapan sebagai hasil dari pertemuan Fed semalam.

Pertemuan Fed menjelaskan bahwa kondisi inflasi masih jadi perhatian penting sebagian besar anggota dalam pertemuan Fed Januari yang lalu, dimana kondisi suku bunga dapat meningkat jika trend inflasinya sebesar 2% level target the Fed.

Nampak pasar dari pasar uang, emas dan minyak masih bergerak tipis hari ini sambil menanti data inflasi AS di akhir perdagangan minggu ini. Sedangkan bursa saham sedang menikmati laporan laporan keuangan dari emiten khususnya di bursa saham AS sehingga bisa mempengaruhi kinerja bursa di Asia tentunya. Minyak sendiri sedang menikmati kenaikan sesaatnya pasca Iran sudah merasa sehati dengan sesame anggota utama OPEC lainnya untuk menahan diri tak menambah keluaran produksinya.

Hari ini fokus terhadap data data ekonomi dari zona euro yaitu ECB minutes dengan melihat paparan hasil meeting moneter ECB dimana tinjauan NIRP atau negative interest rate policy yang diterapkan bank sentral pimpinan Mario Draghi apakah dapat membangkitkan gairah ekonomi zona euro.

Seperti kita ketahui bahwa penggunaan NIRP yang bertujuan juga melelehkan mata uangnya, dimana menurut para analis Financeroll sampai saat ini belum pernah dan terbuktikan keberhasilan untuk membangkitkan gairah ekonomi dari negara pengguna asas NIRP ini sehingga investor euro tentu kali ini akan melihat tinjauan tinjauan dan rencana ECB yang semoga terlihat pada paparan ECB nanti sore.

Data dari AS klaim pengangguran mingguan yang mempunyai trend membaik alias menurun angka pengajuan tak bekerjanya sehingga ada upaya dollar untuk menguat sesaat tentunya. Dus ada harapan bagi emas mendekati level 1196 untuk melanjutkan koreksi lebih dalam ataukah kembali test break 1214 untuk lanjut rebound ke 1236.

Melawan yen, dolar As melemah tipis 0,1 persen ke area $ 114,01 pada pukul 10:40wib, setelah sehari sebelumnya ditutup flat.

Euro menguat tipis 0,1 persen di area $ 1,1135.

Poundsterling juga sama, menguat 0,1 persen di area $ 1,4302.

Sementara itu Aussie melemah 0,2 persen ke $ 0,7161, koreksi setelah sebelumnya menguat 0,7 persen dikala mata uang mayor lainnya melemah melawan dolar.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, full rebate 1.8, flat rate, depo-wd bank lokal cepat dan aman.


Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex