News Update :

Dolar As Menguat Tajam Versus Yen, Kebijakan Jepang Dapat Mempengaruhi ECB

Monday, February 1, 2016

ib instaforex
Yen diperdagangkan mengalami kerugian terparah sejak akhir pekan kemarin dan euro berjuang untuk bangkit setelah Bank of Japan memutuskan suku bunga negatif pekan lalu, meningkatkan harapan bahwa bank sentral Eropa juga akan memudahkan kebijakan, hal ini membuat imbal hasil obligasi Eropa bergeser.

Dolar masih koreksi turun tipis 0,1 persen ke 121,22 ¥ pada pukul 14:55 wib, setelah sebeumnya melonjak lebih dari 2 persen pada hari Jumat yang merupakan reli terbesar satu hari dalam lebih dari satu tahun.

Tepat pada hari Jumat kemarin, Bank Sentral Jepang telah memangkas suku bunga menjadi sebesar -0.1% dimana langkah tersebut sangat memberikan kejutan bagi pasar. Selain itu, tujuan dari langkah kebijakan Bank Sentral Jepang ini telah dimaksudkan untuk melindungi ekonomi dari ancaman deflasi.

Sementara itu, pada minggu ini serangkaian laporan fundamental ekonomi dunia telah siap muncul dihadapan pasar. Laporan yang diperkirakan memiliki dampak besar terhadap pasar meliputi sebuah hasil PMI Manufaktur Tiongkok, neraca perdagangan Tiongkok, hasil keputusan kebijakan moneter Bank Sentral Australia dan Inggris, pidato Presiden Bank Sentral Jepang, ADP Nonfarm dan Nonfarm Employment Change AS.

Euro terpantau menguat 0.2 persen di area $ 1.0848, setelah sebelumnya melemah sekitar 1 persen.

Euro terpantau menguat terhadap dollar AS ketika terjadinya penurunan aktifitas manufaktur dan non-manufaktur Tiongkok. Berdasarkan laporan resmi yang dirilis oleh CFLP menyebutkan bahwa PMI Manufaktur Tiongkok telah mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 46.4 di bulan Januari dari 49.7 di bulan Desember.

Di waktu yang bersamaan, sebuah laporan resmi yang dirilis oleh CFLP menyebutkan bahwa PMI Non-Manufaktur Tiongkok telah mengalami penurunan, yang disesuaikan secara musiman menjadi 53.5 di bulan Januari dari 54.4 di bulan Desember.

Beberapa analis percaya bahwa BOJ mengejutkan pelonggaran sebagian ditujukan untuk forestalling apresiasi yen, setelah mata uang menguat ke level terkuat dalam setahun bulan lalu ketika arus safe haven dituangkan dalam di tengah kekalahan ekuitas dan minyak mentah pasar global. Dolar menyentuh ¥ 115,96, terlemah sejak Januari 2015.

Dolar Australia, sering digunakan sebagai proxy perdagangan China, turun 0,2 persen ke area $ 0,7069.

Poundsterling naik 0,2 persen di area $ 1,4274 setelah sebelumnya terjun sekitar 1 persen.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, full rebate 1,7 flat rate, full service, depo wd cepat.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex