News Update :

Aksi Jual Masih Menghantui Dolar AS

Monday, March 21, 2016

ib insta
Dolar AS diperdagangkan melemah terhadap yen dan nampak menguat melawan mata uang mayor lainnya pada hari Senin, namun masih rentan tekanan aksi jual, setelah pada pekan kemarin melemah akibat prospek suku bunga AS yang memudarkan optimisme pelaku pasar terhadap dolar.

USDJPY nampak melemah 0,2 persen ke area $ 111,40 pada pukul 14:30 wib, setelah pada pekan sebelumnya membukukan kerugian sebesar 2,5 persen.

Akibat Fed membiarkan suku bunga dan mematok target mendongkrak suku bunganya sebesar 25 basis point pada tahun ini, yang sebelumnya dicanangkan sebanyak 4 kali, sehingga menyebabkan tekanan jual yang mendera dolar AS pada sepanjang pekan kemarin.

Sementara ketua Fed Janet Yellen meragukan bahwa kenaikan inflasi AS belakangan ini akan tetap berlanjut, yang mengisyaratkan pihak Fed tidak akan tergesa dalam kebijakan pengetatan moneter.

Indek dolar AS (USD), sebagai parameter kekuatan dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya, nampak tergusur menuju level low 94.560 dari level puncak 97.050, sebelum ditutup agak menggeliat pada level 95.060. Performa negatif indeks dolar AS (USD) pada grafik Weekly tersebut menjadi indikasi bahwa dolar AS pada pekan ini masih rentan didera aksi jual

Di sisi lain kabar dari London berkenaan dengan perombakan mendadak kabinet di bawah Perdana Menteri David Cameron, cukup menjadi faktor penghambat geliat the cable setelah pada Jumat kemarin sempat menyapa di atas level 1.4500

GBPUSD saat ini melemah 0,4 persen ke area $ 1,4414, setelah pekan sebelumnya masih membukukan kenaikan sekitar 1 persen.

Dari Eurozone dilaporkan bahwa ECB juga berupaya menenangkan pasar. ECB dikesankan siap menurunkan lagi suku bunganya jika ekonomi Eurozone gagal naik dan dalam keadaan ekstrim, bahkan mungkin masuk pertimbangan untuk mencetek uang dan memberikan langsung kepada orang-orang.

EURUSD melemah tipis ke area $ 1,1258 setelah diakhir pekan kemarin turun 0,4 persen.

Beberapa indikator cukup penting yang akan dipublikasikan hari ini adalah, EUR curren account dan German Buba monthly report pada jam 16.00 dan 18.00 WIB yang bersanding dengan data GBP CBI Industrial order expectations, dengan estimasi -13 dari -17.

Pada jam 21.00 WIB data US Existing home sales dengan estimasi 5.32 juta dari 5.47 juta juga akan menentukan arah dolar AS selanjutnya, Pada jam 21.30 WIB data AUD juga akan dirilis, yaitu CB leading index dan disusul oleh data EUR consumer confidence pada jam 22.00 WIB

Sementara itu AUDUSD juga melemah 0,2 persen ke area $ 0,7578, setelah diakhir perdagangan hari Jumat melemah 0,4 persen.


SupraFX IB Instaforex Indonesia, depo -wd bank lokal, flat rate, full rebate 1.8, full service aman dan nyaman.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex