News Update :

Hasil FOMC Menekan Dolar AS, Yen Paling Perkasa Setelah Pernyataan Shinzo Abe.

Thursday, April 7, 2016

ib insta
Dolar AS diperdagangkan cukup terdepresi melawan sebagian besar matauang mayor setelah adanya risalah FOMC dini hari tadi dimana hasilnya belum ada kesepaktan dan indikasi kuat akan perubahan kebijakan moneter bank sentral AS dalam waktu dekat ini.

USDJPY saat ini anjlok 1 persen ke area $ 108,74 pada pukul 14:15 wib, anjlok lebih dari 4 persen dalam perdagangan sepekan terakhir dan terhitung melemah ke terendah selama 17-bulan.

Mata uang yen kembali menguat sebagai imbas dari pernyataan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang menghindari pelemahan yen terlalu jauh.

Faktor penurunan harga minyak dunia masih berperan memicu sentimen safe haven terhadap yen.

Fokus investor hari ini beralih tertuju pada data klaim pengangguran Amerika yang diprediksi akan menurun. Masalah ketenagakerjaan merupakan salah satu kunci terhadap kebijakan moneter Federal Reserve Amerika. Ditambah adanya pernyataan ketua Fed, Yellen.

Semakin dekatnya pertemuan federal reserve AS pada akhir bulan ini akan menahan para spekulan untuk tidak terlalu atraktif mendorong pergerakan dolar AS. Para pelaku pasar terlebih dahulu akan mencermati serangkaian indikator ekonomi AS lainnya jelang pertemuan The Fed nanti.

Kalau kita perhatikan perekonomian Amerika secara perlahan membaik namun seperti yang telah disinggung oleh pimpinan Federal Reserve Amerika Janet Yellen telah menandaskan untuk tidak terburu-buru mengubah kebijakan moneter bank sentral mengingat resiko ekonomi global yang tengah melambat, terkontraksinya perekonomian Tiongkok serta menurunnya harga minyak dunia.

Untuk pergerakan hari ini tidak banyak data ekonomi yang signifikan bisa mempengaruhi pergerakan, hanya ada data klaim pengangguran Amerika yang diperkirakan bisa menurun. Pernyataan dari gubernur bank sentral Eropa Mario Draghi serta pernyatan dari pimpinan The Fed Janet Yellen diperkirakan akan berperan kuat mempengaruhi pergerakan pada hari ini.

EURUSD menguat 0,2 persen di area $ 1,1423, menuju titik tertinggi sejak 6 bulan terakhir.

AUDUSD melemah tipis ke 0,7588, setelah tadi sempat menguat 0,3 persen, masih bertahan didukung oleh ketegasan dalam harga minyak mentah.

Sementara itu GBPUSD jatuh 0,3 persen ke area $ 1,4086, melemah hampir 2 persen sejak di awal pekan ini.

Poundsterling berhasil rebound dari tekanan disinyalir profit taking oleh para spekulan pasar, namun recovery dari the cable ini masih kerap dibayangi oleh sentimen Brexit atau referendum mengenai keanggotaan Inggris di Uni Eropa pada bulan Juni mendatang.

Untuk perdagangan hari ini kami memperkirakan mata uang dolar Amerika sepertinya masih sulit keluar dari tekanan major currencies lainnya karena tarik ulur masalah realisasi kenaikan suku bunga federal reserve belum secara jelas ada gambaran apakah akan diwujudkan pada pertemuan The Fed akhir bulan ini atau menunggu sampai pertengahan tahun ini.

Apabila mengacu pada serentetan indikator ekonomi Amerika yang telah dirilis serta sinyal pimpinan The Fed Janet Yellen sebelumnya maka sudah jelas The Fed kemungkinan akan menunda perubahan kebijakan moenternya.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, flat rate , full rebate 1,8, instant depo-wd, aman dan nyaman.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex