News Update :

Dolar AS masih dominan menguat

Monday, May 16, 2016

ib insta
Dolar AS sukses ditutup menguat pada akhir perdagangan di Jum'at pekan lalu melawan mata uang mayor seperti Euro, Sterling dan Aussie. Salah satu faktor penguatan dolar AS pada akhir pekan kemarin adalah terbitnya data inidkator ekonomi US consumer sentiment index, yang naik pada indeks 95.8 pada bulan Mei dari 89.0 pada bulan April. Sementara para analis menyodorkan prediksi naik tipis pada level 90.0.

Data ekonomi tersebut juga diperkuat dengan potret cerah untuk sektor US retail sales pada bulan April yang tercatat naik 1.3% dibandingkan dengan bulan Maret yang nampak anjlok sebesar 0.3%. Angka aktual tersebut jauh diatas prediksi di angka 0.8%

Kedua data yang solid tersebut telah membangkitkan optimisme bahwa komitmen Fed untuk tetap menerapkan kebijakan peningkatan suku bunga pada bulan Juni mendatang masih terbuka, yang memihak pada penguatan dolar.

Data hari ini terlihat masih nampak sepi, data moderat hari ini yang akan menguji konsistensi jejak apik dolar AS adalah data USD empire state manufacturing index, dengan estimasi 7.2 dari sebelumnya 9.6. Data tersebut berdasarkan pada survey terhadap 200 manufakturer di New York yang ditanya mengenai tingkat relative dari kondisi ekonomi bisnis secara umum.

Di atas level 0.0 berindikasi kondisi sedang meningkat dan di bawah level 0.0 mengindikasikan memburuk. Data tersebut akan dirilis pada jam 19.30 WIB.Sedangkan pada jam 21.00 WIB akan diumumkan data USD NAHB housing market index.

Data tersebut berdasarkan pada hasil survey terhadap 900 kontraktor rumah yang ditanya mengenai tingkat relative penjualan rumah untuk single-family pada saat ini dan masa depan. Di atas 50 berarti optimis sedangkan di bawah 50 berarti negatif. Sementara estimasi NAHB housing market index untuk malam nanti adalah 59 dari sebelumnya 58.

Jika nanti aktual data tersebut sangat memuaskan maka tak hayal akan mendongkrak  dolar AS, namun juga sebaliknya akan mengkoreksi dolar.

Melawan Euro, dolar As nampak terkoreksi tipis di area $ 1,1318 setelah setelah di penutupan akhir pekan lalu menguat 0,7 persen.

Demikian sterling di area $ 1,4354, setelah sebelumnya The Cable melemah 0,7 persen.

Aussie menguat 0,4 persen di area $ 0,7290 setelah sebelumnya melemah 0,5 persen.

Namun melawan Yen menguat tipis di area $ 108,70, setelah sebelumnya melemah 0,3 persen.

SupraFX - kode affiliasi SUPER flat rate full rebate 1,8 aman dan nyaman.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex