News Update :

Dolar Terkoreksi, Aussie Melejit oleh Memudarnya Suku Bunga RBA

Tuesday, May 17, 2016


ib instaforex indonesia
Dolar AS diperdagangkan terkoreksi melawan Sterling dan Aussi, penguatan aussie ditopang isyarat dari Bank Sentral Australia (RBA) yang memudarkan ekspektasi terjadinya pemangkasan suku bunga, sebagaimana hari ini ada risalah dari Monetary Policy Meeting Minutes.

Pelaku pasar menyambut positif terhadap reaksi pasar atas statement RBA, aussie saat ini naik 0,6 persen di area $ 0,7350 pada pukul 14:00 wib setelah sebelumnya juga naik 0,3 persen melawan dolar As.

Kemudian sterling mampu menguat sebesar 1 persen di area $ 1,4507, setelah sebelumnya juga menguat 0,5 persen.

Namun sterling sendiri masih berada dalam bayang-bayang "brexit", serta kemugkinan pelonggaran moneter. 

Euro menguat tipis 0,1 persen di area $ 1,1331.

Sedangkan melawan yen, dolar mampu menguat 0,3 persen di area $ 109,34, setelah sebelumnya menguat 0,5 persen.

Dolar AS sejak awal pekan ini nampak terkoreksi menyusul data dari Washington untuk item USD empire state manufacturing index, tercatat melorot pada indeks (-9) dari sebelumnya 9.6. Data tersebut juga jauh di bawah ekspektasi para analis 7.2. di bawah level 0.0 terindikasi terjadinya kontraksi sehingga sentiment negatif bagi dolar AS. Data USD NAHB housing market index, yang tercatat 58 juga tidak berhasil menolong kinerja dolar AS.

Data indek dolar AS (USD) yang menakar kekuatan dolar AS atas enam mata uang utama lainnya, juga tercatat menurun pada level 94.380 dari level high 94.670. Namun opsi para partisipan forex market untuk menunggu publikasi seranai data indikator ekonomi AS pada hari ini, cukup membantu dolar AS untuk setidaknya bergerak dalam rentang transaksi tipis dibandingkan dua hari sebelumnya

Beberapa data indikator ekonomi AS yang berkualifikasi sangat signifikan antara lain, building permits dengan estimasi 1.13 juta unit dari 1.09 juta unit, disusul dengan CPI dengan prediksi 0.3% dari 0.1% dan Core CPI perkiraan 0.2% dari 0.1% dan housing start dengan perkiraan 1.12 juta unit dari 1.09 juta unit, keempat data tersebut akan serentak diumumkan pada jam 19.30 WIB

Sementara pada jam 20.15 WIB akan dipublikasikan data USD capacity utilization rate dengan estimasi 75.1% dari 74.8% dan industrial production diperkirakan naik 0.3% dari -0.6%.

Jika ketiga data indikator ekonomi AS, terutama untuk item CPI dan building permits berlabel sangat memuaskan, maka dolar AS berpeluang untuk kembali mengontrol tren terhadap rival karensi utama lainnya.

Dengan demikian ika kedua data tersebut buruk, maka momentum koreksi dolar AS terhadap rival matauang utama lainnya akan berlanjut hari ini.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, flat rate, full rebate 1,8.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex