News Update :

Dolar AS Mempertahankan Penguatan, Sterling Paling Terpuruk

Monday, June 27, 2016

ib insta
Dolar AS diperdagangkan paling kuat melawan rival utama lainnya walaupun saat ini masih koreksi tipis, terutama terhadap Sterling setelah hasil referendum “Brexit dan Bremain” yang secara mengejutkan dimenangkan oleh kubu yang menghendaki Inggris bercerai dari Uni Eropa dengan perbandingan kemenangan 52% versus 48%.

GBPUSD saat ini melemah 0,3 persen ke area $ 1,3391, setelah dibuka dengan GAP bawah 254point dan setelah ditutup sekitar 11persen pada perdagangan hari Jum'at pekan lalu.

Anjloknya Sterling ini paling parah sejak 30 tahun silam terhadap dolar AS (1.3230) pada hari Jum'at kemarin setelah kubu “Brexit” lebih unggu, yang berimbas ketakutan di sektor investasi bagi ekonomi Inggris, memicu ketidakpastian politik sekaligus mengancam peran London sebagai salah satu kiblat pasar uang global.

Dampak politis yang segera terasa adalah mundurnya Perdana Menteri Inggris, David Cameron yang juga menggagas referendum tersebut, sekaligus menghimbau rakyat Inggris untuk tidak memilih pirak dari Uni Eropa karena implikasi secara sosial ekonomi akan berbahaya.

Efek lanjut dari keluarnya Inggris dari Uni Eropa juga menjadi inspirasi bagi rakyat Skotlandia yang menuntut segera digelar referendum demi kemerdekaannya dari Inggris.

Di sisi lain, agen pemeringkat “Moody’s” pun segera menebar ancaman bahwa peringkat kredit Inggris akan menurun menjadi “negative” dari “stable” pasca pemungutan suara memenangkan kubu “Brexit, dengan catatan bahwa hasil “Brexit” akan membelenggu Inggris pada “ periode panjang penuh ketidakpastian”

Kendati pada hari Jumat (24/06/2016) pihak BOE sempat munyuntik dana sebesar 250 miliar pound (investing, 27/06/2016) untuk mengerem kajatuhan lebih lanjut the cable lewat pasar senyap, namun sentimen negatif nampaknya masih akan mendera the cable secara eksesif

EURUSD koreksi naik 0,6 persen di area $ 1,1079, setelah sebelumnya jatuh sekitar 3 persen.

AUDUSD koreksi naik 0,3 persen di area $ 0,7446, setelah jatuh sekitar 2 persen.

USDJPY koreksi naik 0,5 persen di area $ 102,10, setelah jatuh 4 persen.

Saat ini pelaku pasar masih mengamati data ekonomi terkait Eropa dan Inggris yang dirasa sangat sensitif yang dapat mempengaruhi pergerakan mata uang.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, flat rate, full rebate 1,8, daftar trading forex online.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex