News Update :

Dolar Anjlok, dan Pasar masih hiruk pikuk

Thursday, June 2, 2016

ib instaforex indonesia
Dolar diperdagangkan anjlok ke level terendah dalam dua minggu terhadap yen pada hari Kamis, terbebani oleh ketidakpastian kenaikan suku bunga AS yang sedang berlangsung oleh Federal Reserve.

Dolar turun 0,4 persen ke area $ 109,16 pada pukul 14:00 wib melawan yen menyentuh terendah selama dua pekan.

Kekhawatiran tentang apakah Inggris akan memilih untuk tinggal di Uni Eropa atau tidak akhir bulan ini membantu memberikan dukungan kepada safe haven yen, sementara dolar terhambat oleh ketidakpastian mengenai apakah AS Federal Reserve akan menaikkan suku bunga akhir bulan ini.

GBPUSD berusaha bangkit lagi di area $ 1,4431, setelah dalam dua hari terakhir jatuh sekitar 2 persen.

Untuk kinerja GBP, faktor internal yang akan memantik volatilitas adalah testimony dari Gubernur BOE, yaitu Mark Carney pada jam 21.00 WIB

Data pada hari Rabu menunjukkan bahwa AS manufaktur tumbuh untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Mei, tapi pabrik tampaknya mengambil di pengiriman lebih sedikit dari pemasok mereka, yang dapat menghambat produksi di bulan depan.

Para analis mengatakan yen menarik kekuatan tambahan dari komentar Bank of Japan anggota dewan Takehiro Sato, yang mengatakan pada hari Kamis ia menentang memperdalam suku bunga negatif.

Sato di antara mereka di papan sembilan anggota yang memilih menentang keputusan BOJ pada bulan Januari untuk menambah suku bunga negatif program pembelian aset besar-besaran. BOJ telah membuat kebijakan moneter yang stabil sejak saat itu.

Pemerintah Jepang akan menetapkan strategi pertumbuhan baru pada hari Kamis bahwa telah mengecewakan banyak ekonom untuk kurang reformasi struktural yang berani.

Perdana Menteri Shinzo Abe mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia menunda kenaikan pajak penjualan oleh dua setengah tahun karena kerapuhan ekonomi, namun langkah itu telah menimbulkan kekhawatiran atas bagaimana pemerintah akan menutupi kekurangan pendapatan.

Sementara untuk data US construction spending, dilaporkan anjlok sebesar 1.8% pada bulan April, sekaligus merupakan penurunan bulanan terbesar sejak Januari 2011. Data tersebut melenceng dari ekspektasi naik 0.6% yang disodorkan pada analis.

Tentu saja aroma sentimen negatif yang mengerem akselerasi dolar AS cukup beralasan, lantaran para partisipan forex market dibenturkan dengan keraguan terkait kemungkinan peningkatan suku bunga AS oleh Fed pada bulan ini, setelah pada pekan lalu Ketua Fed, Yannet Jallen telah menebar sinyal positif terkait kenaikan suku bunga, dengan catatan pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja terus naik

Pada hari ini dolar AS kembali akan diuji oleh data vital ADP non-farm employment change dengan estimasi 174 K dari 156 K dan akan dirilis pada jam 20.30 WIB bersanding dengan publikasi data unemployment claims (prediksi 270 K dari 268 K) disusul oleh testimony anggota FOMC, Jerome Powell pada jam 20.35 WIB.

Sementara untuk performa EUR akan diuji oleh data spanish unemployment change, yang akan dirilis pada jam 15.00 WIB dan EUR PPI pada jam 17.00 WIB. Sementara event vital yang akan mempengaruhi volatilitas EUR adalah ECB press conference pada jam 20.30 WIB setelah sebelumnya pada jam 19.45 WIB akan dirilis Minimum bid rate.

Euro naik 0,1 persen menjadi $ 1,1199, melanjutkan kenaikan kemarin dan merayap jauh dari 2-1 / 2 bulan terendah di $ 1,1097 yg di injak pada awal pekan ini.

Aussie turun 0,3 persen ke area $ 0,7225 setelah data penjualan retail yg melemah menjadi 0,2% dari bulan sebelumnya 0,4 %.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, flat rate, full rebate 1,8.


Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex