News Update :

Dolar Dijalur Pelemahan Setelah NFP Jeblok, Sterling juga Melemah

Monday, June 6, 2016

ib insta
Dolar diperdagangkan tetap dijalur pelemahan seiring data NFP yang kaitannya dengan prospek suku bunga AS sangat anjlok dari harapan.

Dolar jatuh sekitar 2% terhadap mata uang utama lainnya pada sesi Jumat karena data AS tersebut meredam optimisme atas kekuatan ekonomi AS dan menurunkan ekspektasi untuk kenaikan suku bunga AS pada musim panas.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 1,43% pada 94,18, terendah sejak 12 Mei.

USDJPY saat ini koreksi naik di area $ 107.07 setelah sebelumnya turun sekitar 2%, terendah sejak 6 Mei.

EURUSD rally 2%, naik ke level tertinggi dalam hampir tiga minggu dan saat ini berada di area $ 1,1348.

Dolar Australia terus bergerak lebih tinggi dengan AUDUSD naik 1,4% dan saat ini di area $0,7370.

Sementara itu dolar berbalik menguat terhadap pound sterling dan GBPUSD turun 0,5 persen ke area $1,4414.

Di sesi akhir pekan lalu Institute of Supply Management mengatakan indeks non-manufaktur manajer pembelian (ISM Non-Manufacturing PMI) jatuh ke 52,9 bulan lalu dari 55,7 pada bulan April, terlemah sejak Februari 2014. Sebelumnya para ekonom memperkirakan indeks ini turun menjadi 55,5.

Data PMI itu muncul setelah Departemen Tenaga Kerja mengatakan ekonomi AS menambahkan hanya 38K pekerjaan pada Mei, jauh di bawah ekspektasi untuk peningkatan 159K. Ekonomi AS menciptakan 123K pekerjaan pada April.

Namun, laporan ini juga menunjukkan bahwa tingkat pengangguran AS jatuh ke level terendah lebih dari delapan tahun ke 4,7% bulan lalu dari 5,0% pada bulan April, lebih dari ekspektasi untuk penurunan ke 4,9%. Upah per jam rata-rata naik sebesar 0,2% pada bulan Mei, sesuai dengan perkiraan.

Data-data itu menekan harapan untuk kenaikan suku bunga AS yang akan datang. Ketua Fed Janet Yellen mengatakan pada akhir pekan lalu bahwa Fed siap untuk menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang jika ekonomi dan pasar tenaga kerja terus berada di jalur seperti yang diharapkan.

Data lain juga menunjukkan bahwa defisit perdagangan AS melebar ke $37,40 miliar pada April dari revisi defisit $35,50 miliar pada Maret. Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa pesanan pabrik AS meningkat 1,9% pada bulan April, mengalahkan ekspektasi untuk kenaikan 0,9% dan setelah naik 1,7% pada bulan sebelumnya.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, flat rate, full rebate 1,8.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex