News Update :

Dolar AS Anjlok, Seiring penundaan kenaikan suku bunga di FOMC dan lemahnya data GDP

Monday, August 1, 2016

ib insta forex micro
Dolar AS diperdagangkan merosot di akhir pekan kemarin, seiring pada tanggal 28 Juli 2016 Kamis pekan kemarin rapat FOMC menghasilkan penundaan kenaikan suku bunga dan serentetan paket indikator ekonomi AS lainnya. Hal ini menimbulkan pudarnya wacana komitmen Fed terkait kenaikan suku bunga.

USDJPY masih lesu di area $ 102.37 pada pukul 14:45 wib, setelah di akhir pekan lalu anjlok sekitar 3 persen.

Penyebab anjloknya dolar juga karena adanya data GDP AS yang jatuh dari harapan ke 1.2% pada kuartal kedua yang diharapkan sebesar 2.6%, hal ini juga melemahkan kesehatan ekonomi AS.

Mata uang Jepang sejak sepekan lalu memang paling impresif terutama versus the greenbak setelah Bank of Japan mengumumkan kesimpulan hasil rapatnya dengan aksi meningkatkan pembelian ETF-s (exchange traded funds) secara moderat, tetapi menjaga base money target sebesar 80 triliun yen, disamping gencar membeli asset-asset lainnya.

Pihak BoJ juga membiarkan suku bunga pada level negatif, yaitu -0.1%.Pada hari Jumat (29/07/2016)

Faktor internal yang akan menguji dolar AS hari ini adalah testimony dari anggota FOMC, yaitu Presiden Fed dari New York, William Dudley pada jam 80.15 WIB. Dan pada jam 21.00 WIB akan diumumkan data US ISM Manufacturing PMI dengan estimasi 53.1 dari 53.2

Terutama untuk Dudley, setiap komentar yang bernuansa pesimis atas ekonomi AS, akan menjadi faktor penohok dolar AS lebih lanjut. Sebaliknya, jika Dudley menyemai gagasan yang menyegarkan dan dibalut dengan nada optimis, maka akan menjadi momentum bagi the greenback untuk merajut grafik naik.

EURUSD saat ini di area $ 1,1168, setelah sebelumnya meningkat sebesar 1 persen.

Kemudian AUDUSD di area $ 0,7592, setelah sebelumnya menguat sekitar 1 persen.

GBPUSD koreksi tipis ke area $ 1,3227, setelah sebelumnya menguat 0,6 persen.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, flat rate depo = wd, full rebate tertinggi 1,8.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex