News Update :

Dolar AS mempertahankan penguatannya, Apakah suku bunga masih menarik disimak ?

Friday, August 12, 2016

ib insta forex
Dolar AS diperdagangkan masih mempertahankan penguatannya pada hari Jumat, seiring dukungan komentar dari seorang pejabat senior Federal Reserve yang menunjukkan peningkatan suku bunga AS di tahun ini masih ada kemungkinan nyata sebagai akibat adanya tekanan inflasi.

USDJPY saat ini naik 0,2 persen di area $ 102,13 pada pukul 14:40 wib, setelah sebelumnya mnguat 0,6 persen.

Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama naik tipis 0,1 persen menjadi 95,903, setelah berhenti dari rendah minggu ini dari 95,442 yang menyentuh pada Rabu. Untuk minggu ini, indeks dolar masih turun sekitar 0,3 persen.

Presiden Fed San Francisco John Williams mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Washington Post yang diterbitkan pada hari Kamis bahwa Fed harus menaikkan suku bunga tahun ini karena meningkatnya kondisi pasar tenaga kerja dan kemungkinan bahwa inflasi menjadi lebih tinggi.

Meskipun membaca yang kuat pada data payrolls AS Jumat lalu mendorong optimisme tentang ekonomi AS, banyak investor yang masih jauh dari yakin The Fed bisa menaikkan suku bunga karena prospek ekonomi global yang tidak menentu.

Kekhawatiran tentang ekonomi Cina melambat adalah salah satu isu utama saat ini di benak investor, mengingat bahwa Cina telah menjadi penyumbang terbesar pertumbuhan global untuk waktu yang lama.

Data China pada hari Jumat menggarisbawahi kekhawatiran tersebut. Produksi industri China dan penjualan ritel pada bulan Juli naik kurang dari yang diharapkan. Pertumbuhan investasi aset tetap di Januari-Juli periode juga terjawab perkiraan dan merosot ke tingkat tahun-to-date terendah dalam lebih dari 16 tahun.

Fokus pada ketua Fed Janet Yellen yang mengungkapkan kekhawatiran tentang ekonomi Cina dalam pidatonya di Federal Reserve Jackson Hole simposium pada 26 Agustus.

GBPUSD masih bergerak sempit di area $ 1,2959, setelah jatuh dalam dua pekan terakhir, seiring tanda-tanda melemahnya di pasar perumahan dan kekhawatiran tentang ekonomi pasca-Brexit UK.

EURUSD naik tipis di area $ 1,1148, setelah sebelumnya melemah 0,4 persen.

AUDUSD melemah tipis ke area $ 0,7691, setelah pada perdagangan sebelumnya ditutup flat melemah tipis.

Fokus kemudian ada data Retail dan data Konsumen AS yang mungkin dapat menggerakkan pasar yang masih lesu ini.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, flat rate, full rebate 1,8, daftar trading forex micro.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex