News Update :

Dolar AS masih bergerak sempit, menunggu data CPI malam ini.

Friday, September 16, 2016

instaforex bisnis online trading
Dolar AS menguat melawan Sterling namun masih di range sempit melawan mata uang mayor lainnya sampai Jum'at sore ini, seiring dolar menantikan data CPI malam ini.

GBPUSD turun 0,3 persen ke area $ 1,3205 pada pukul 15:45 wib.

Malam ini pasar masih menunggu perkembangan data indikator vital lainnya hari ini, terutama data US CPI dan core CPI yang akan dirilis pukul 19.30 WIB, dan disusul dengan data US prelim UoM Consumer Sentiment pada jam 21.00 WIB.

Khusus terkait data US CPI, setidaknya jika selaras dengan ekspektasi (0.1%) dibandingkan data stagnan sebelumnya, 0.0%., maka akan menjadi momentum geliat dolar AS, lantaran para investor dan trader kembali akan dilambari keyakinan yang menebal bahwa prospek kenaikan suku bunga AS pada bulan ini akan terbuka. Apalagi jika ditopang oleh data consumer sentimen dengan indeks di atas level 100, akan menjadi penambah energi bagi daya jelajah the greenback.

Apabila data US CPI melenceng dari ekspektasi serta consumer sentiment anjlok di bawah level sebelumnya (89.8), maka pola koreksi akan terus mendera dolar AS, dan indeks dolar AS (USD) rentan berakhir dengan grafik menukik, sebab para partisipan forex market akan kian menipis keyakinannya atas komitmen Fed mendongkrak suku bunga bulan ini.

Setidaknya paparan di atas punya argumentasi logis, setelah Fed Rate Monitor Tool menyajikan laporan bahwa para investor memberi peluang kenaikan suku bunga AS pada pertemuan 20-21 September mendatang hanya sebesar 12%. Sementara rilisan data indikator AS yang berkualifikasi “sangat sensitive” pada Kamis malam, tampil dalam potret “mixed”, sehingga indeks dolar AS (USD) meninggalkan jejak candle berpola doji.

USDJPY melemah tipis ke area $ 101,99.

Perdagangan yang sempit dengan menunggu dan melihat suasana yang berlaku menjelang Fed dan Bank of Japan pertemuan kebijakan 20-21 September.

Pada pertemuan pekan depan, BOJ adalah karena melakukan kajian komprehensif dari kerangka kebijakan saat ini yang menggabungkan suku bunga negatif dengan program pembelian aset besar-besaran.

Banyak pelaku pasar mengharapkan BOJ untuk menunjukkan preferensi untuk kurva yield curam untuk meredam pukulan pada bank dari suku bunga negatif. Ada juga fokus pada apakah bank sentral akan menurunkan suku bunga lebih dalam negatif.

EURUSD juga turun tipis ke area $ 1,1234.

AUDUSD ke area $ 0,7507, setelah sebelumnya menguat 0,4 persen.

Aussie, sensitif terhadap pergeseran dalam sentimen risiko yang lebih luas, mencapai titik terendah tujuh minggu dari $ 0,7441 awal pekan ini. Namun mata uang terkait komoditas telah berhenti dari yang melalui berkat keuntungan yang cukup besar di harga komoditas seperti tembaga dan minyak mentah menyusul masa sulit awal pekan ini.


SupraFX IB Instaforex Indonesia, flat rate, full rebate 1,8.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex