News Update :

Dollar Melanjutkan Pelemahan Pasca The Fed

Friday, September 9, 2016

Dollar AS melanjutkan pelemahan akibat ketidakpastian kebijakan moneter The Fed pada awal perdagangan sesi Eropa Jumat (9/9/2016).

Dollar sempat teapresiasi paska berita yang melaporkan penurunan stok cadangan minyak AS di bawah estimasi, yang mendongkrak harga minyak dan memacu ekspektasi level inflasi yang lebih tinggi sehari sebelumnya. Kondisi tersebut turut menunjang harapan atas kenaikan suku buanga yang lebih cepat dibanding estimasi semula, meski dilaporkan data ekonomi yang mengecewakan.

Terpantau sejauh ini pairing USDJPY melemah -0.30% di level 102.17, sementara GBPJPY juga melorot -0.25% ke level 135.90. Poundsterling berada dalam tekanan setelah komentar Mark Carney yang menunjukkan bahwa BoE masih mendukung potensi pemangkasan suku bunga paska voting Brexit.

Sedangkan mata uang tunggal Euro stabil ti teritori positif, setelah ECB memutuskan untuk tidak merubah level suku bunga acuan. Kepala ECB, Mario Draghi sendiri menegaskan pada para investor bahwa pejabat bank sentral belum membahas penambahan program stimulus QE pada fase ini.

USDJPY diperdagangkan di level 102.20 pada pukul 15.36 WIB dengan level terendah harian 101.96 dan tertinggi harian 102.48.



Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex