News Update :

Greenback anjlok atas lemahnya potensi kenaikan suku bunga.

Wednesday, September 7, 2016

ib insta forex indonesia
Dolar AS diperdagangkan anjlok melawan mata uang mayor lainnya setelah data ekonomi menunjukkan sektor jasa AS tumbuh pada kecepatan yang paling lambat sejak awal 2010, ditambah jebloknya data NFP sehingga menambah redupnya ekspektasi untuk kenaikan suku bunga jangka pendek dari Federal Reserve.

Data PMI di luar sektor Manufaktur AS bulan Agustus yang dirilis oleh Institute for Supply Management memperlihatkan terjadi penurunan cukup dalam yakni bertengger di level 51.4 yang merupakan raihan terburuk sejak Februari 2010 silam.

USDJPY saat ini jatuh 0,6 persen ke area $ 101,37 pada pukul 10:50 wib, jatuh sekitar 2 persen sejak awal pekan ini.

Laporan non-farm payrolls AS hari Jumat menunjukkan pengusaha di Amerika Serikat menambahkan 151.000 pekerjaan bulan lalu, hilang ekspektasi ekonom dan jatuh jauh di bawah pembacaan pada bulan Juni dan Juli, yang keduanya menunjukkan lebih dari 250.000 pekerjaan ditambahkan dalam setiap bulan.

EURUSD masih koreksi tipis ke area $ 1,1249, setelah sebelumnya naik sekitar 1 persen.

GBPUSD koreksi turun 0,2 persen ke area $ 1,3415, setelah sebelumnya naik lebih dari 1 persen terhadap dolar, menyentuh tujuh minggu tetinggi.

Indeks dolar turun 1 persen menjadi 94,821, terendah sejak 26 Agustus

AUDUSD juga koreksi tipis ke area $ 0,7671 setelah sebelumnya melonjak 1 persen terhadap greenback, didukung oleh keputusan Reserve Bank of Australia untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah pada 1,5 persen.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, Flat Rate, Full Rebate 1,8, daftar trading forex.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex