News Update :

Dolar AS masih melemah, setelah lonjakan Minyak dan Yield Obligasi

Tuesday, December 13, 2016

ib instaforex
Dolar AS diperdagangkan kembali melemah melawan matauang mayor seiring adanya lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang melunak di sesi sebelumnya.

USDJPY saat ini masih tipis $ 115,04 pada pukul 11:30 wib, setelah sebelumnya anjlok 0,4 persen.

Disamping itu penguatan dolar AS tertahan oleh mood wait-and-see pasar secara umum menjelang pengumuman kebijakan moneter Federal Reserve AS (FOMC).

Lonjakan imbal hasil obligasi AS sebanyak 2.5 persen, kenaikan obligasi pemerintah Paman Sam tersebut adalah ambang yang belum pernah terlihat lagi sejak bulan September 2014 seiring dengan kenaikan harga minyak.

Sementara itu, EURUSD saat ini masih bertahan kuat di area $ 1,0634 setelah sebelumnya menguat sekitar 1 persen. terbantu oleh yield obligasi Jerman. Ditambah lagi, pemerintah Italia di Roma dilaporkan siap untuk memberikan bank Monte dei Paschi di Siena.

Survei terakhir dari CMEGroup terhadap kemungkinan kenaikan tingkat suku bunga AS sudah mencapai 97 persen di rapat FOMC minggu ini. Pasar juga penasaran ingin membuktikan apakah kemenangan Donald Trump benar bisa meruncingkan kembali pertumbuhan dan outlook inflasi.

GBPUSD turun tipis ke area $ 1,2671 setelah sebelumnya meningkat sekitar 1 persen.

AUDUSD juga turun tipis ke area $ 0,7489, setelah sebelumnya menguat 0,5 persen.

Secara umum, mata uang yang terkoneksi harga minyak mendapat penguatan dalam 1,5 tahun.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, Flat Deposit = Withdrawal, Rebate Otomatis.

Share this Article on :

1 comments:

Blogger said...

eToro is the ultimate forex broker for newbie and established traders.

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex