News Update :

Penguatan Dolar AS, dari kemungkinan naiknya suku bunga the Fed.

Tuesday, February 28, 2017

ib instaforex indonesia
Dollar AS diperdagangkan menguat terhadap sebagian besar mata uang utama seiring pejabat Federal Reserve mengeluarkan pernyataan yang bernada hawkish.

USDJPY saat ini melemah 0,2 persen ke area $ 112,48 pada pukul 13:00 wib, setelah sebelumnya menguat 0,6 persen.

Indeks dollar sempat menguat ke 103.82 pada tanggal 3 Januari lalu karena spekulasi para pelaku pasar yang memperkirakan bahwa Trump akan menjalankan kebijakan yang bisa memicu percepatan laju inflasi.

Sementara itu, para pelaku pasar masih ragu bahwa pidato presiden Donald Trump yang dijadwalkan di hari Selasa waktu setempat akan memberikan petunjuk yang jelas dan detil mengenai agenda kebijakan ekonominya.

Presiden Fed Dallas, Robert Kaplan, dalam wawancara dengan wartawan setelah memberikan ceramah untuk mahasiswa di Norman, Oklahoma, menegaskan bahwa ia berpandangan bahwa kenaikan suku bunga kemungkinan akan dilakukan lebih cepat untuk mengimbangi laju inflasi.

EURUSD melanjutkan penguatan, naik 0,1 persen di area $ 1,0593, setelah sebelumnya naik 0,3 persen.

Euro berhasil mendapatkan sentimen positif dari polling yang memperlihatkan bahwa Marine Le Pen, yang merupakan pentolan kubu anti-Uni Eropa mengalami penurunan elektabilitas sebagai kandidat presiden Perancis.

GBPUSD masih bertahan di area $ 1,2440 setelah dalam dua perdagangan sebelumnya anjlok lebih dari 1 persen.

Sterling merosot ke level terendah 12 hari menyusul laporan yang menyebutkan bahwa Skotlandia bersiap untuk melakukan referendum kemerdekaan untuk yang ke-2 kalinya, sementara Inggris bersiap untuk melakukan negosiasi Brexit secara formal di bulan Maret.

AUDUSD naik 0,1 persen di area $ 0,7685, setelah sebelumnya melemah tipis.

SupraFX IB Instaforex Indonesia, ada Rebate bulanan, Flat Rate Depo=WD, ada hadiah Smartphone dan Kaos eksklusif.

Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex