News Update :

4 Strategi Trader Yang Umum di Trading Forex

Tuesday, September 12, 2017

4 Strategi Umum Untuk Pelaku Trading Aktif

Trading Aktif (active trading) merupakan tindakan membeli dan menjual instrumen trading pada waktu yang relatif singkat guna mendapat keuntungan dari pergerakan harga jangka pendek. Mentalitas yang dimiliki oleh trader yang menggunakan strategi trading aktif, agaknya membedakan ia dengan strategi jangka panjang. Strategi tersebut memerlukan mentalitas yang memperlihatkan bahwa pergerakan harga dalam jangka panjang dapat mengalahkan pergerakan harga dalam jangka pandek. Singkatnya, pergerakan jangka pendek biasanya diabaikan.
Strategi Trading Aktif
Strategi Trading Aktif
Sebaliknya, trader aktif meyakini aspek pergerakan jangka pendek dan menangkap tren pasar saat sedang ingin menghasilkan keuntungan. Terdapat banyak metode yang dipakai untuk menjalankan strategi trading aktif, dan masing-masing berkaitan dengan kondisi pasar yang tepat serta risiko yang melekat pada strategi itu. Untuk membahas hal ini lebih lanjut, berikut kami postingkan tentang empat tipe yang paling umum dari trading aktif. Selamat menyimak.
1.Trading Harian
Trading harian (day trading) sepertinya adalah salah satu gaya trading aktif yang paling populer, bahkan sering kali dianggap sebagai arti harfiah dari trading aktif itu sendiri. Trading harian, sebagaimana dengan namanya, merupakan metode membeli dan menjual pada hari yang sama. Posisi transaksi ditutup pada hari yang sama dengan momen beli dilakukan. Secara tradisional, trading harian dilakukan oleh trader profesional, semisal spesialis ataupun market makers. Kendati demikian, sistem trading online kini telah membuka peluang bagi trader pemula untuk melakukan praktik trading harian.
2.Trading Posisi
Beberapa orang berpendapat bahwa trading posisi (position trading) merupakan strategi buy and hold, dan bukan merupakan trading aktif. Kendati demikian, saat ini dilakukan oleh trader berpengalaman, trading posisi bisa menjadi sebuah trading aktif. Trading posisi sendiri memakai grafik dengan timeframe yang lebih panjang ( biasanya mulai dari harian hingga bulanan). Tentunya ini dikombinasikan dengan metode lain untuk menentukan titik tren dan arah pasar saat itu.
Tipe transaksi ini dapat berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa pekan. Di beberapa kasus, ini bisa dilakukan lebih lama, tergantung pada pola tren harga. Trader yang amat memperhatikan tren (trend trader) biasanya akan berusaha untuk menentukan arah dari pasar, namun mereka tidak berusaha untuk memperkirakan setiap tingkat harga. Umumnya, trend trader mengikuti tren setelah kondisinya dapat dikatakan mantap. Ketika tren terhenti, biasanya mereka keluar dari posisinya. Hal ini berarti dalam periode pasar dengan volatilitas tinggi, lebih sulit untuk melakukan transaksi dengan mengacu pada tren, dan normalnya trader akan mengurangi posisi yang mereka miliki.
3.Trading Swing
Ketika tren berhenti, swing trader biasanya akan mulai bermain. Pada akhir tren, biasanya akan terjadi volatilitas harga di pasar sebelum sebuah tren baru terbentuk. Swing trader ini melakukan pembelian atau penjualan saat volatilitas harga sedang terjadi. Swing trader sering menciptakan rumusan transaksi  berdasarkan hasil analisis teknikal ataupun fundamental. Rumusan atau algoritma transaksi ini umumnya dirancang untuk mengidentifikasi kapan sebaiknya ia membeli dan menjual instrumen trading yang ia pegang. Meskipun algoritma swing trading tidak melulu eksak dalam memprediksi puncak atau lembah pergerakan harga, namun ini memerlukan pasar yang telah bisa dipastikan betul arah geraknya. Kondisi pasar ranging ataupun sideways dianggap kurang menguntungkan bagi para swing trader.
4. Scalping
Scalping merupakan salah satu strategi cepat yang diterapkan oleh trader aktif. Scalping sendiri adalah strategi untuk mengeksploitasi berbagai kesenjangan (gap) harga yang terjadi karena selisih permintaan/penawaran (bid/ask) dan arus order. Strategi ini umumnya bekerja dengan membuat selisih (spread) atau membeli pada harga bid dan melakukan aksi jual pada harga ask untuk mendapat selisih antara kedua titik harga. Para scalper berusaha untuk menahan posisi mereka dalam tempo yang pendek, sembari mengurangi risiko yang berkaitan dengan semua strategi tersebut.
Sebagai tambahan, seorang scalper tidak berusaha untuk mengeksploitasi secara besar-besaran atau bergerak dengan volume pasar yang besar. Mereka berusaha untuk mengambil peluang dari pergerakan-pergerakan kecil yang sering terjadi, dan menggerakan volume yang lebih kecil dengan lebih sering. Karena tingkat keuntungan per transaksi yang cenderung kecil, scalper akan mencari-cari pasar yang lebih likuid untuk meningkatkan level frekuensi transaksi mereka. Tidak seperti swing trader, scalper umumnya menyukai pasar yang tidak riuh, yang tidak riskan terhadap pergerakan harga secara mendadak, sehingga memungkinkan untuk menghasilkan spread berkali-kali pada harga bid/ask. 

Biaya-biaya pada strategi trading

Ada beberapa alasan mengapa strategi trading aktif hanya mampu dilaksanakan oleh trader profesional. Bukan hanya untuk mengurangi aneka biaya yang ditetapkan broker karena frekuensi trading yang tinggi, tetapi juga untuk memastikan tiap eksekusi order berlangsung dengan lebih baik.
Komisi yang lebih rendah dan eksekusi yang lebih baik merupakan dua elemen yang meningkatkan potensi keuntungan dari suatu strategi. Kadang kala, trader juga mengeluarkan biaya tambahan untuk aneka perangkat keras dan lunak yang mimiliki pernanan penting untuk keberhasilan implementasi strategi-strategi tersebut. Biaya-biaya ini juga memiliki peranan dalam menentukan keberhasilan dan keuntungan dari trading aktif, meskipun hal ini akan terasa agak mahal bagi trader individual dan tidak semuanya mendatangkan manfaat. 

Kesimpulan

Trader aktif bisa menerapkan salah satu atau beberapa strategi yang tadi sudah disebutkan di atas. Meskipun begitu, sebelum memutuskan untuk menggunakan strategi tersebut, segala risiko dan biaya yang berkaitan dengan masing-masing strategi agaknya perlu diperhitungkan dan dipertimbangkan. Agar, trader dapat meraih profit yang maksimal, dan mendapatkan kesuksesan dengan segera. [ sumber ]
Trading posisi mungkin bisa disebut tipe investor mereka melakukan trading secara jangka panjang dan memiliki modal yang banyak. Tidak takut lonjakan sesaat dan akan diambil jika sudah memenuhi target profitnya. 
Mungkin selain tipe diatas adalah Trader dirisendiri dengan kata lain pokok trading, asal trading hehe.
Salam profit dan sukses selalu ya Gan!
Share this Article on :

0 comments:

Post a Comment

 
© Copyright 2014 Blog Suprafx.com | IB Instaforex